RADARTUBAN - Ketua Persatuan Artis Film Indonesia (PARFI 56), Marcella Zalianty, mempertanyakan keputusan pengangkatan Ifan Seventeen sebagai Direktur Utama PT Perusahaan Film Negara (PFN).
Menurutnya, masih banyak sosok dari industri perfilman yang lebih berkompeten untuk mengisi posisi tersebut.
"Karena sebenarnya banyak sekali orang-orang di industri film nasional yang kompeten dan punya kapasitas baik untuk bisa memimpin PFN," ujar Marcella, Rabu (12/3).
Ifan Seventeen, yang selama ini lebih dikenal sebagai musisi, dinilai tidak memiliki latar belakang dalam dunia perfilman. Padahal, Marcella berharap PFN dapat berperan besar dalam membangun ekosistem industri film Indonesia.
"PFN harus mampu menjadi mitra strategis bagi kita yang selama ini telah bertahun-tahun di industri film," tambahnya.
Pro-Kontra Penunjukan Ifan Seventeen
Marcella menyoroti kemungkinan adanya kendala dalam kolaborasi antarpelaku industri jika posisi Dirut PFN diisi oleh seseorang yang bukan berasal dari dunia perfilman.
"Mungkin jika diisi oleh orang di perfilman, akan memudahkan atau mempercepat kemajuan ekosistem perfilman Indonesia," jelas Marcella.
Meski demikian, ia tetap memberikan selamat kepada Ifan Seventeen atas pengangkatannya sebagai Dirut PFN.
"Selamat atas terpilihnya Mas Ifan Seventeen sebagai Dirut PFN, semoga penugasan ini berkah dan amanah, khususnya untuk kemajuan industri perfilman Indonesia," ucapnya.
Kedekatan Ifan Seventeen dengan Gerindra
Penunjukan Ifan sebagai Dirut PFN menimbulkan perdebatan di masyarakat. Pasalnya, ia diketahui memiliki hubungan dekat dengan Partai Gerindra.
Ifan pernah maju sebagai caleg di Yogyakarta dari partai tersebut. Selain itu, ia juga beberapa kali menunjukkan kedekatannya dengan Presiden Prabowo Subianto dan Ketua Harian Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad, melalui unggahan di media sosial.
Pada 8 Januari 2025, Ifan membagikan momen kehadirannya dalam acara ulang tahun Prabowo. Ia juga pernah berkolaborasi dengan ajudan Prabowo, Rizky Irmansyah, dalam pembuatan lagu bertema perjuangan pada 17 Oktober 2024, di mana Prabowo sendiri menjadi model video klipnya.
Hingga saat ini, PFN maupun Ifan Seventeen belum memberikan keterangan resmi terkait polemik yang muncul di publik (*)
Editor : Yudha Satria Aditama