RADARTUBAN - 3 bocah SD di Gresik kepergok mencuri motor, kini 3 anak tersebut telah diamankan Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Polres Gresik.
Hingga kini polisi masih terus mendalami kejelasan dari mereka. Yaitu antara lain adalah persoalan ke mana motor-motor hasil curian tersebut dijual oleh ketiga bocah tersebut.
Diketahui, ketiga bocah sekolah dasar itu sudah empat kali menjalankan aksinya mencuri motor.
Pada aksi pencuriannya yang terakhir, ketiga bocah tersebut berujung kepergok warga yang pada saat itu dilakoni di depan barbershop di Jalan Harun Thohir, Gresik.
"Anak-anak ini mengincar motor yang tidak dikunci ganda atau tidak dikunci setir. Mereka dorong motor curian itu," jelas Kasat Reskrim Polres Gresik AKP Abid Uais Al-Qarni Aziz, Rabu (19/3).
Abid Uais juga mengatakan ketiga bocah ini pernah menjual motor hasil curianya satu motor dijual dengan harga cuma Rp 150 ribu.
"Ada satu motor yang dijual Rp 150 ribu. Mereka ngakunya menjual ke orang yang ditemui di jalan, mereka nggak kenal orang itu," tambahnya.
Dengan demikian, Abid Uais memastikan, pihaknya akan terus menggali lebih dalam dari keterangan ketiga bocah tersebut.
Abid Uais masih menyelidiki apakah terdapat keterlibatan pihak lain pada kasus ini, termasuk juga mencari tahu apakah ada oknum penadah motor curian yang lebih besar atau tidak.
"Saat ini akan kami gali kembali. Mereka masih anak-anak, jadi kami juga harus berkoordinasi dengan dinas terkait," jelasnya.
Sebelumnya telah beredar berita, 3 bocah SD di Gresik yang hampir jadi sasaran amuk warga usai kepergok mencuri motor di Jalan Harun Thohir, Desa Pulopancikan, Kecamatan Gresik, Selasa (18/3) dini hari. Ketiga bocah tersebut adalah FM , 12, HR, 9, dan MN, 10.
Ketiga bocah tersebut berangkat bersama ke Jalan Harun Thohir untuk menjalankan aksi pencuriannya.
Mereka kemudian melirik motor Yamaha Mio bernopol W 6784 MR yang berada di depan sebuah barbershop. Motor itu adalah milik dari seseorang yang bernama Ade Fajar Muslimin (35).
Sekitar pukul 04.30 WIB, tersangka F langsung melancarkan aksinya mengambil sepeda motor yang tidak terkunci tersebut dan kemudian pelaku mendorong motornya bersama dengan kedua tersangka lainya.
Saat ketiganya mencoba melarikan diri, ada warga bernama Muhammad Samlan Miladi yang memergoki dan segera melapor ke polisi. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni