Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Polemik Perizinan Lagu Semakin Memanas, Ahmad Dhani Kritik Aril NOAH : Jangan Sok Kaya Raya

Ika Nur Jannah • Sabtu, 22 Maret 2025 | 17:05 WIB
Ahmad Dhani kritik Ariel Noah soal perizinan lagu
Ahmad Dhani kritik Ariel Noah soal perizinan lagu

RADARTUBAN - Polemik perizinan lagu di industri musik Indonesia kembali memanas setelah musisi Ahmad Dhani melontarkan kritik tajam terhadap Ariel NOAH.

Kritik ini muncul setelah Ariel menyatakan bahwa ia tidak mempermasalahkan jika lagunya dinyanyikan tanpa izin langsung, asalkan melalui Lembaga Manajemen Kolektif (LMK).

Dalam konferensi pers di kawasan Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (21/3), Ahmad Dhani menyebut sikap Ariel sebagai tindakan egois.

Menurutnya, pandangan Ariel yang mengizinkan lagu-lagunya digunakan tanpa izin langsung mengabaikan nasib pencipta lagu lain yang bergantung pada royalti sebagai sumber penghidupan.

"Ariel itu artinya dia memikirkan diri sendiri. Dia memang tidak tercipta untuk memikirkan hajat hidup orang banyak," ujar Dhani.

Dia menambahkan bahwa sikap seperti ini dapat merugikan pencipta lagu yang tidak memiliki penghasilan lain selain dari hak cipta mereka.

Dhani juga menyindir Ariel agar tidak bersikap seolah-olah tidak membutuhkan royalti. "Kalau tidak memikirkan pencipta yang lain, nggak usah sok kaya.

Menurut saya, mereka yang bilang bahwa 'silakan bawakan lagu saya tanpa izin langsung' itu sok kaya raya. Padahal, belum tentu lebih kaya dari saya," tegasnya.

Di sisi lain Piyu, gitaris Padi Reborn sekaligus Ketua Asosiasi Komposer Seluruh Indonesia (AKSI), turut mendukung pernyataan Ahmad Dhani.

Dia menegaskan bahwa izin langsung kepada pencipta lagu sangat penting untuk melindungi hak-hak mereka.

"Kalau kita membiarkan lagu dibawakan tanpa izin langsung, itu sama saja membunuh kehidupan para pencipta lagu," kata Piyu.

Dia juga menyoroti pentingnya menjaga keberlangsungan hidup para pencipta lagu yang tidak memiliki panggung seperti para performer.

Sebelumnya, Ariel menyampaikan pandangannya melalui sebuah wawancara di kanal YouTube StarPro.

Ia menyatakan bahwa ia lebih memilih mekanisme perizinan melalui LMK karena dianggap lebih praktis dibandingkan harus meminta izin langsung kepada pencipta lagu.

"Kalau saya pribadi agak repot sih kalau harus langsung (izin). Mendingan lewat LMK," ungkap Ariel. Ia juga menegaskan bahwa dirinya tidak mempermasalahkan jika lagunya dibawakan tanpa izin langsung asalkan melalui jalur resmi seperti LMK.

Debat tentang mekanisme perizinan lagu ini mencerminkan ketegangan antara efisiensi sistem yang ada dan perlindungan hak-hak pencipta lagu.

Di satu sisi, LMK dianggap mempermudah proses perizinan; di sisi lain, sistem ini dinilai kurang adil bagi pencipta lagu yang bergantung pada royalti.

Dengan kritik dari Ahmad Dhani dan dukungan dari Piyu, isu ini semakin menyoroti pentingnya mencari keseimbangan antara kepentingan performer dan pencipta lagu dalam industri musik Indonesia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#royalti #Polemik perizinan lagu #lagu #ariel noah #industri musik #piyu #ahmad dhani