RADARTUBAN - Usaha Bang Madun hancur setelah direview oleh food vlogger, menyebabkan dampak yang sangat merugikan bagi bisnisnya.
Dalam sebuah wawancara emosional, Bang Madun, pemilik Warung Makan Oseng Madun, mengungkapkan bahwa ia kini memiliki utang sebesar Rp 250 juta dan terpaksa merumahkan sembilan dari 13 karyawannya akibat penurunan drastis pengunjung setelah review tersebut.
Bang Madun menyatakan, "Hancur, hancur, saya benar-benar hancur. Usaha saya hancur," sambil meneteskan air mata.
Dia merasa bahwa tindakan food vlogger tersebut telah menghancurkan sumber penghasilan banyak orang.
Tak hanya itu, Bang Madun juga mengungkapkan kekecewaannya terhadap kurangnya empati dari para reviewer yang hanya memikirkan viralitas konten mereka.
Food vlogger tersebut melakukannya tanpa mempertimbangkan dampak pada pelaku usaha kecil.
Warung Makan Oseng Madun, yang telah beroperasi selama 25 tahun, menjadi viral setelah diulas oleh food vlogger Aa Juju pada tahun 2023.
Ulasan tersebut menyoroti berbagai aspek negatif dari warung, termasuk kebersihan dan rasa makanan, yang berujung pada penurunan jumlah pelanggan secara signifikan.
Bang Madun mengaku tidak memiliki tabungan dan terpaksa meminjam uang untuk mempertahankan usahanya.
Dalam video podcast bersama dr. Richard Lee, Bang Madun juga menegaskan bahwa ia merasa tertekan dan hampir putus asa akibat hujatan yang diterimanya.
"Untung enggak gila, untung gue enggak bunuh diri," ujarnya, menggambarkan betapa beratnya beban psikologis yang harus ia tanggung.
Meski mengalami masa sulit, Bang Madun bertekad untuk bangkit kembali dan berharap dukungan dari para penggemarnya dapat membantunya melewati masa-masa sulit ini. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni