RADARTUBAN - Media sosial, terutama TikTok, kembali diramaikan dengan tren terbaru yang bikin banyak orang penasaran tren velocity.
Tren ini bukan sekadar joget biasa, melainkan teknik editing yang mengubah kecepatan video pada bagian tertentu, menciptakan efek dramatis yang seolah menyatu dengan musik latar.
Tak hanya populer di kalangan pengguna biasa, bahkan artis K-Pop pun ikut meramaikan tren ini, membuat penggemar semakin antusias.
Secara harfiah, velocity berarti kecepatan. Dalam dunia editing video, efek velocity memungkinkan perubahan tempo pada bagian tertentu, baik dipercepat maupun diperlambat.
Teknik ini sering digunakan untuk menonjolkan momen spesifik, memberikan kesan sinematik, atau sekadar menambah daya tarik visual dalam sebuah video.
Dalam beberapa minggu terakhir, tren velocity semakin merajai TikTok dan media sosial lainnya seperti Instagram dan X.
Video dengan efek ini biasanya menampilkan sekelompok orang yang asyik berjoget, sering kali dalam suasana slow motion yang dipadukan dengan beat lagu yang cepat
Di Indonesia, tren velocity makin booming dengan adanya momen buka puasa bersama (bukber).
Banyak yang beranggapan, "belum bukber kalau belum bikin video velocity!"
Akibatnya, semakin banyak orang yang sengaja melatih gerakan dan latihan terlebih dahulu sebelum mengabadikan kebersamaan mereka dalam video velocity.
Ternyata bukan hanya di Indonesia, demam velocity juga menular dunia hiburan internasional.
Beberapa artis K-Pop kedapatan ikut serta dalam tren ini, baik dalam dance challenge maupun sekadar berbagi momen seru dengan penggemar.
Bagi penggemar, melihat idola mereka dari Korea Selatan mengikuti tren yang berasal dari Indonesia tentu menjadi kebanggaan tersendiri.
Uniknya, respons terhadap video velocity dari para artis ini cukup beragam.
Ada yang menuai pujian karena ekspresi dan gerakannya yang luwes, namun tak sedikit juga yang justru mengundang gelak tawa karena terlihat agak kaku tetapi tetap menggemaskan.
Ada beberapa alasan mengapa tren velocity begitu diminati:
Visualnya menarik – Efek ini membuat video lebih sinematik dan dramatis.
1. Mudah diedit – TikTok menyediakan fitur bawaan yang memungkinkan siapa saja membuat video velocity tanpa aplikasi tambahan.
2. Potensi FYP besar – Karena sedang viral, banyak video velocity yang berhasil masuk ke halaman utama pengguna TikTok.
3. Lebih dari sekadar tren, video velocity juga menjadi cara baru untuk mendokumentasikan kebersamaan, terutama saat momen bukber. Keseruannya bukan hanya terletak pada hasil akhir, tetapi juga pada proses pembuatannya.
Tertarik ikut tren ini? Berikut langkah-langkah mudah untuk membuat video velocity di TikTok:
1. Unduh aplikasi TikTok di Playstore atau App Store dan login ke akun.
2. Pilih ikon "+" untuk membuat video baru.
3. Tentukan durasi video (misalnya 15 detik).
4. Rekam video sesuai referensi gerakan velocity yang diinginkan.
5. Masuk ke menu editing di sebelah kanan layar.
6. Pilih lagu yang sesuai, lalu klik Ganti dan cari lagu velocity.
7. Atur tempo video dengan fitur Sulap dan Kecepatan.
8. Potong durasi jika diperlukan, lalu simpan atau unggah ke TikTok. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni