RADARTUBAN - Sebagian wilayah Sumatera Barat diguncang gempa tektonik, mengakibatkan kekhawatiran di kalangan warga.
Banyak masyarakat mengira bahwa suara guncangan tersebut berasal dari letusan gunung berapi, pada Jum'at (4/4) malam.
Gempa terjadi pada pukul 18.07 WIB dengan magnitudo 4,7, berpusat di laut sekitar 84 kilometer barat daya Kabupaten Agam dan pada kedalaman 53 kilometer.
Menurut Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), gempa ini termasuk dalam kategori gempa dangkal yang disebabkan oleh aktivitas sesar Mentawai.
Kepala Stasiun Geofisika Padang Panjang, Suaidi Ahadi, menjelaskan bahwa guncangan dirasakan di beberapa daerah seperti Padang Panjang, Bukit tinggi, dan Kota Padang dengan intensitas III MMI yang mirip dengan getaran truk yang melintas.
Di daerah lain seperti Kepulauan Mentawai dan Pasaman Barat, guncangan dirasakan lebih lemah dengan intensitas II hingga III MMI.
Meskipun gempa ini menimbulkan kepanikan di masyarakat yang mengira itu adalah letusan gunung berapi, BMKG memastikan bahwa tidak ada potensi tsunami akibat gempa tersebut.
Hingga pukul 18.40 WIB, tidak terdeteksi adanya gempa susulan. Suaidi mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Dia juga menyarankan agar warga memeriksa kondisi bangunan mereka sebelum kembali ke dalam rumah. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni