Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pertemuan Prabowo dan PM Malaysia Anwar Ibrahim Direncanakan Malam Ini, Diskusikan Dampak Tarif Trump

Alifah Nurlias Tanti • Senin, 7 April 2025 | 03:46 WIB
Presiden Prabowo Subianto akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.
Presiden Prabowo Subianto akan melakukan pertemuan dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim.

RADARTUBAN – Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu dengan Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, di Kuala Lumpur pada Sabtu (6/4) malam.

Usai pertemuan, Presiden Prabowo akan langsung kembali ke Jakarta pada malam yang sama.

“Ya, benar. Malam ini akan ada pertemuan dengan PM Anwar Ibrahim di Kuala Lumpur. Setelah itu, Presiden akan segera kembali ke Jakarta,” ujar Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya kepada media, Sabtu (6/4).

Teddy menjelaskan, pertemuan ini bersifat silaturahmi dalam rangka Hari Raya Idul Fitri.

“Ini silaturahmi dalam suasana Idul Fitri. Pak Presiden Prabowo sangat menghormati PM Anwar, yang merupakan salah satu pemimpin senior dan berpengalaman di kawasan ASEAN,” jelasnya.

Dia menambahkan, Anwar Ibrahim merupakan sahabat lama Presiden Prabowo. Selain lebih dulu menjabat sebagai perdana menteri, Anwar juga lebih senior secara usia.

Baca Juga: Layaknya Lahan Properti Besar, Donald Trump Ungkap Ambisi Kuasai Gaza

Saat ditanya apakah pertemuan tersebut akan membahas isu tarif timbal balik yang diberlakukan oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, Teddy enggan memberikan rincian.

“Setiap pertemuan antar pemimpin negara pasti membahas berbagai hal. Tapi detailnya akan disampaikan setelah pertemuan berlangsung,” katanya.

Sebelumnya, Perdana Menteri Anwar Ibrahim disebut telah berkomunikasi melalui telepon dengan sejumlah pemimpin di kawasan, termasuk Presiden Prabowo Subianto, Sultan Brunei Hassanal Bolkiah, Presiden Filipina Bongbong Marcos, dan PM Singapura Lawrence Wong.

Sebagai informasi, Presiden AS Donald Trump baru-baru ini menetapkan tarif dasar sebesar 10 persen untuk seluruh impor global.

Khusus untuk Indonesia, tarif yang dikenakan mencapai 32 persen.

Sementara itu, tarif timbal balik untuk negara-negara ASEAN bervariasi. Malaysia dan Brunei dikenakan tarif 24 persen, Filipina 17 persen, dan Singapura 10 persen.

Adapun Kamboja dikenakan 49 persen, Laos 48 persen, Vietnam 46 persen, Myanmar 44 persen, dan Thailand 36 persen. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#ASEAN #perdana menteri malaysia #kuala lumpur #presiden #Amerika Serikat #prabowo subianto #donald trump #anwar ibrahim