Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gunung Semeru Mengalami 3 letusan Secara Beruntun Dalam Waktu 11 Menit Pagi Ini, Begini Kondisinya

M Robit Bilhaq • Rabu, 9 April 2025 | 00:30 WIB
Gunung Semeru erupsi, alami letusan 3 kali dalam 11 menit
Gunung Semeru erupsi, alami letusan 3 kali dalam 11 menit

RADARTUBAN - Gunung Semeru yang terletak di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, kembali mengalami aktifitas memuntahkan vulkaniknya dengan mengalami erupsi pada hari Selasa (8/4). 

Berdasarkan laporan dari Pos Pengamatan Gunung Api (PPGA) Semeru yang berada di Gunung Sawur, telah terjadi tiga kali letusan secara berturut-turut dalam waktu hanya sebelas menit.

Letusan pertama terjadi pada pukul 08.47 WIB, dengan abu berwarna kelabu yang memiliki intensitas sedang dan mencapai ketinggian 400 meter di atas puncak kawah, mengarah ke wilayah barat daya.

Dua menit setelah terjadinya letusan pertama, tepatnya pada pukul 08.49 WIB, Semeru kembali meletus dengan intensitas serupa, namun pada letusan kedua kolom abunya mencapai ketinggian 600 meter dan masih mengarah ke barat daya.

Kemudian, letusan ketiga terjadi pada pukul 08.58 WIB, juga dengan intensitas sedang dan kolom abu setinggi 400 meter yang tetap bergerak ke arah barat daya.

Petugas dari PPGA Semeru, Liswanto, dalam keterangan tertulisnya pada hari yang sama, menyampaikan bahwa letusan kedua pada pukul 08.49 WIB adalah salah satu letusan yang paling tinggi dari rangkaian erupsi kali ini, dengan kolom abu mencapai 600 meter di atas kawah.

Selain tiga letusan yang dapat diamati secara visual tersebut, Gunung Semeru juga mengalami dua kali erupsi lainnya yang tidak dapat terlihat dengan mata secara langsung karena kawasan gunung tertutup oleh kabut tebal.

Dua letusan ini terjadi pada pukul 01.38 WIB dan 10.33 WIB. Sementara itu, pada hari sebelumnya, Senin tanggal 7 April 2025, dari pukul 00.00 hingga 24.00 WIB, PPGA Semeru telah mencatat jumlah letusan yang terjadi yaitu sebanyak 46 kali erupsi yang berupa letusan.

Sebagian besar letusan tersebut juga tidak dapat disaksikan secara visual akibat kabut yang menyelimuti area gunung.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Lumajang, Yudhi Cahyono, menjelaskan bahwa saat ini status aktivitas vulkanik Gunung Semeru masih berada pada level II atau waspada.

Yudhi Cahyono juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas apa pun di wilayah tenggara, khususnya di sepanjang aliran Besuk Kobokan dalam radius delapan kilometer dari puncak gunung.

Di luar radius tersebut, masyarakat juga diminta untuk tidak beraktivitas dalam jarak 500 meter dari tepi sungai sepanjang Besuk Kobokan, karena terdapat risiko terkena perluasan awan panas serta aliran lahar yang dapat menjangkau hingga 13 kilometer dari puncak.

Yudhi menambahkan bahwa hujan dengan intensitas yang tinggi di sekitar kawasan Gunung Semeru juga meningkatkan potensi terjadinya banjir lahar.

Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tetap waspada terhadap kemungkinan munculnya awan panas guguran, guguran lava, serta aliran lahar yang bisa terjadi di sepanjang sungai yang berhulu langsung dari puncak Gunung Semeru. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#letusan #gunung semeru #erupsi #gunung api #vulkanik #lumajang