Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Nilai Tukar Rupiah Melemah, Ini 4 Negara yang Masih Ramah Kantong untuk Liburan

Bihan Mokodompit • Kamis, 10 April 2025 | 21:05 WIB
ilustrasi berlibur ke mancanegara
ilustrasi berlibur ke mancanegara

RADARTUBAN - Bagi masyarakat Indonesia yang sedang merencanakan liburan ke luar negeri, situasi nilai tukar rupia melemah terhadap dolar Amerika Serikat mungkin menimbulkan kekhawatiran.

Berdasarkan data terbaru hingga Rabu (9/4) pagi, nilai tukar rupiah tercatat mendekati angka Rp 17.000 per dolar AS, tepatnya berada di level Rp 16.938.

Meskipun demikian, pelemahan rupiah terhadap dolar AS tidak sepenuhnya berarti kabar buruk.

Masih ada beberapa negara dengan kurs mata uang yang lebih rendah dibandingkan rupiah.

Dengan demikian, wisatawan Indonesia tetap dapat menikmati liburan luar negeri tanpa harus merogoh kocek terlalu dalam.

Berikut ini empat destinasi mancanegara yang masih menawarkan nilai tukar rupiah yang menguntungkan:

1. Vietnam: Negeri Eksotis dengan Biaya Hidup Murah

Vietnam menjadi salah satu negara di Asia Tenggara yang ramah di kantong bagi wisatawan asal Indonesia.

Mata uang Vietnam, dong, memiliki nilai yang jauh lebih kecil dibandingkan rupiah, di mana 1 dong setara dengan sekitar Rp 0,6.

Kondisi ini memungkinkan wisatawan untuk mendapatkan lebih banyak dengan anggaran yang sama.

Negara ini menawarkan berbagai destinasi menarik, mulai dari keindahan alam Ha Long Bay yang terkenal dengan pulau-pulau batu kapurnya, hingga Pulau Phu Quoc yang cocok untuk pencinta pantai.

Kota metropolitan Ho Chi Minh juga menawarkan pengalaman kota yang dinamis dengan budaya lokal yang kental.

2. Iran: Kaya Budaya dan Ramah di Kantong

Iran bisa menjadi pilihan alternatif bagi wisatawan yang ingin menjelajah Timur Tengah dengan biaya yang relatif terjangkau.

Nilai tukar 1 rial Iran terhadap rupiah saat ini berkisar Rp 0,4040, menjadikannya destinasi hemat untuk liburan luar negeri.

Tak hanya dari sisi ekonomi, Iran juga menyimpan kekayaan sejarah dan budaya yang luar biasa. Persepolis, situs bersejarah peninggalan Kekaisaran Persia, menjadi daya tarik utama.

Selain itu, The Pink Mosque di Shiraz menawarkan keindahan arsitektur bercorak kaca warna-warni. Kota Yazd yang berada di tengah gurun juga layak dikunjungi, begitu pula Istana Golestan dan Menara Milad di Teheran. 

3. Laos: Pesona Warisan Dunia dan Budaya Tradisional

Laos juga masuk dalam daftar negara dengan kurs mata uang yang lebih rendah dari rupiah, dengan nilai tukar 1 kip Laos sekitar Rp 0,78.

Ini menjadikan Laos sebagai destinasi yang cocok untuk pelancong dengan bujet terbatas.

Kota Luang Prabang menjadi ikon pariwisata negara ini, dikenal sebagai situs warisan dunia UNESCO yang memadukan arsitektur kolonial Prancis dengan budaya tradisional Laos.

Di ibu kota Vientiane, wisatawan bisa mengunjungi Pha That Luang, stupa berlapis emas yang menjadi simbol nasional Laos.

Pasar malam Vientiane juga menjadi spot menarik untuk menikmati suasana lokal dan berburu kuliner khas.

4. Kamboja: Wisata Sejarah dengan Biaya Terjangkau

Kamboja menjadi pilihan ideal lain bagi wisatawan Indonesia. Dengan kurs 1 riel Kamboja sekitar Rp 4,2, negara ini menawarkan pengalaman wisata yang murah namun kaya akan sejarah dan budaya.

Angkor Wat merupakan destinasi utama di Kamboja. Kompleks candi ini bukan hanya situs arkeologi terkenal, tetapi juga merupakan simbol nasional yang tercatat sebagai warisan dunia UNESCO.

Selain Angkor Wat, Silver Pagoda dan kuil-kuil seperti Koh Ker serta Preah Vihear menawarkan pemandangan menakjubkan bagi pencinta sejarah dan budaya.

 

Meski nilai tukar rupiah terhadap dolar AS tengah melemah, liburan ke luar negeri tetap bisa direncanakan dengan cerdas.

Memilih negara dengan kurs yang menguntungkan dapat menjadi solusi untuk tetap bisa menikmati pengalaman internasional tanpa membebani anggaran.

Pastikan kamu juga melakukan riset mengenai biaya hidup, destinasi, dan keamanan sebelum berangkat, agar liburan tetap nyaman dan menyenangkan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Mancanegara #dolar #nilai tukar rupiah melemah #Amerika Serikat #liburan #mata uang