RADARTUBAN - Presiden RI Prabowo Subianto, menyampaikan ucapan selamat ulang tahun kepada mantan istrinya, Siti Hediati Hariyadi atau akrab dikenal sebagai Titiek Soeharto, pada Senin (14/4).
Ucapan tersebut dibagikan melalui akun Instagram pribadinya dan disertai beberapa potret momen kebersamaan mereka bersama sang anak, Didit Hediprasetyo.
"Selamat ulang tahun @titieksoeharto," tulis Prabowo singkat dalam keterangan unggahan tersebut.
Dalam satu unggahan, Prabowo menyertakan tiga foto yang merekam perjalanan hubungan keluarga mereka.
Gambar pertama memperlihatkan Prabowo, Titiek, dan Didit tengah menikmati waktu bersama di meja makan.
Ketiganya tampak serasi mengenakan atasan putih dan bawahan berwarna krem.
Foto kedua merupakan dokumentasi masa lalu yang memperlihatkan keluarga besar mereka. Terlihat Presiden ke-2 RI, Soeharto, dan Ibu Negara saat itu, Siti Hartinah atau Ibu Tien, bersama orang tua Prabowo, yaitu Soemitro Djojohadikusumo dan Dora Marie Sigar.
Pada potret tersebut, Titiek tampak sedang menggendong Didit yang masih bayi.
Sementara itu, gambar terakhir adalah potret terkini mereka bertiga. Prabowo dan Didit tampil formal dengan setelan jas, sedangkan Titiek anggun mengenakan kebaya.
Unggahan tersebut muncul di tengah deretan postingan kegiatan kunjungan luar negeri Prabowo dalam sepekan terakhir.
Meski telah resmi bercerai sejak tahun 1998, baik Prabowo maupun Titiek sama-sama belum menikah lagi dan tetap menjalin hubungan baik, khususnya dalam membesarkan Didit.
Dukungan Titiek terhadap Prabowo di panggung politik pun konsisten. Sejak pemilihan presiden tahun 2004, dia kerap terlihat memberi dukungan terbuka, termasuk pada Pilpres 2024 lalu yang dimenangkan oleh Prabowo.
Kini, Titiek bergabung dengan Partai Gerindra, partai yang dipimpin Prabowo sebagai ketua umum.
Pada Pemilu 2024, ia berhasil terpilih sebagai anggota DPR RI periode 2024–2029 dari dapil DI Yogyakarta, setelah sebelumnya dikenal sebagai kader Partai Golkar.
Unggahan ini menjadi sorotan publik, karena menampilkan sisi hangat hubungan keluarga yang tetap terjalin meski status pernikahan telah berakhir.
Serta menunjukkan bahwa komunikasi di antara keduanya tetap terjaga baik di ranah pribadi maupun politik. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama