Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Basuki Tegaskan Pembangunan IKN Tetap Berlanjut dengan Anggaran Siap Pakai

Ika Nur Jannah • Jumat, 18 April 2025 | 16:31 WIB
Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN)
Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN)

RADARTUBAN - Basuki Hadimuljono, Kepala Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN), menegaskan bahwa pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN) di Kalimantan Timur tetap berlanjut dengan anggaran yang telah disiapkan secara matang.

Pembangunan tahap II untuk periode 2025–2029 sudah dimulai dengan target menjadikan Nusantara sebagai ibu kota politik Indonesia.

Pemerintah telah mengalokasikan anggaran dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sebesar Rp 48,8 triliun untuk pembangunan infrastruktur prioritas IKN pada periode ini.

Anggaran tersebut akan digunakan untuk menyelesaikan kompleks legislatif, yudikatif, ekosistem pendukung, serta membuka akses menuju wilayah perencanaan IKN (WP 2).

Selain itu, anggaran juga dialokasikan untuk pemeliharaan dan pengelolaan prasarana dan sarana yang telah dibangun agar aset tetap terjaga kondisinya.

Basuki menyampaikan bahwa semua pekerjaan lanjutan yang belum selesai, seperti pembangunan bandara, jalan tol, Istana Wakil Presiden, masjid, dan jalan-jalan yang telah dikontrak melalui kontrak multiyear, akan dilanjutkan.

Anggaran untuk proyek ini sudah tersedia di Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Selain anggaran dari APBN, OIKN juga memiliki program kerja sama pemerintah dan badan usaha (KPBU) dengan nilai mencapai Rp 60,93 triliun.

Dana ini akan digunakan untuk pembangunan 97 tower apartemen dan 129 rumah tapak tambahan sebagai bagian dari pengembangan kawasan IKN.

Untuk mendukung percepatan pembangunan, Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA) Otorita IKN untuk proyek baru sedang dalam proses finalisasi.

Anggaran sekitar Rp 5,4 triliun dari OIKN dan tambahan sekitar Rp 8,1 triliun untuk kawasan yudikatif dan legislatif sudah ditetapkan dan akan segera dikerjakan.

Basuki juga menegaskan pentingnya percepatan mobilisasi tenaga kerja sebagai bagian dari kesiapan operasional pembangunan IKN.

Dengan kepastian anggaran dan dukungan penuh dari pemerintah pusat, pembangunan IKN diharapkan dapat berjalan lancar dan mencapai target yang telah ditetapkan.

Dengan demikian, pembangunan IKN tidak hanya berlanjut tetapi juga mendapat dukungan anggaran yang kuat dan terencana untuk mewujudkan Nusantara sebagai ibu kota politik Indonesia pada masa mendatang. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#OIKN #IKN #basuki hadimuljono #anggaran #APBN #Kalimantan Timur