RADARTUBAN - Sebuah video berdurasi sekitar lima menit yang mengklaim melibatkan seorang wanita bernama Jaksa Tasya telah menjadi perbincangan hangat di media sosial sejak akhir Maret 2025.
Video tersebut menampilkan seorang wanita yang mengenakan seragam jaksa dan hijab putih, yang kemudian memicu spekulasi di kalangan warganet mengenai identitas dan keaslian video tersebut.
Kehadiran video ini mengingatkan publik pada fenomena serupa yang pernah terjadi sebelumnya, seperti video viral Bu Guru Salsa dan Bidan Rita.
Warganet mulai membandingkan ketiga video tersebut dan mencari tahu lebih lanjut mengenai sosok di balik nama Jaksa Tasya.
Baca Juga: Link Video Jaksa Tasya Viral di Media Sosial, Sosoknya Beberkan Fakta Sebenarnya
Beberapa akun media sosial bahkan membagikan tautan yang diklaim sebagai "link viral Bu Jaksa Tasya berdurasi 5 menit", yang semakin meningkatkan rasa penasaran publik.
Jaksa Tasya, nama yang kini ramai diperbincangkan di media sosial, merujuk pada seorang perempuan bernama Anastasya Aprilian, seorang pegawai di Kejaksaan Negeri Maros, Sulawesi Selatan.
Belakangan, namanya menjadi viral setelah wajahnya digunakan tanpa izin dalam sebuah video yang beredar luas di platform seperti TikTok dan X (Twitter).
Video berdurasi sekitar lima menit tersebut menampilkan sosok perempuan mengenakan pakaian formal yang tengah melakukan tindakan kontroversial.
Meskipun keaslian video tersebut belum dapat dipastikan, banyak netizen yang langsung mengaitkan sosok dalam video tersebut dengan Jaksa Tasya, seorang pejabat di Kejaksaan Negeri yang dikenal publik.
Klarifikasi dari Jaksa Tasya
Menanggapi beredarnya video tersebut, Jaksa Tasya memberikan klarifikasi melalui media sosial dan wawancara.
Dalam klarifikasinya, dia menyatakan bahwa wajahnya telah digunakan tanpa izin dalam video tersebut dan mengungkapkan perasaan kecewa serta cemas atas penyalahgunaan identitasnya.
Dia juga menekankan pentingnya perlindungan privasi dan meminta agar pihak-pihak yang terlibat dalam penyebaran video tersebut bertanggung jawab.
Sebagai respons terhadap penyebaran video yang merugikan tersebut, Jaksa Tasya telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus ini ke pihak berwenang.
Dia berharap agar proses hukum dapat mengungkap pelaku penyebaran dan memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang melakukan tindakan serupa di masa depan.
Dalam klarifikasinya, dia menyatakan bahwa wajahnya telah digunakan tanpa izin dalam video tersebut dan mengungkapkan perasaan kecewa serta cemas atas penyalahgunaan identitasnya.
Dia juga menekankan pentingnya perlindungan privasi dan meminta agar pihak-pihak yang terlibat dalam penyebaran video tersebut bertanggung jawab.
Langkah Hukum yang Ditempuh
Sebagai respons terhadap penyebaran video yang merugikan tersebut, Jaksa Tasya telah mengambil langkah hukum dengan melaporkan kasus ini ke pihak berwenang.
Dia berharap agar proses hukum dapat mengungkap pelaku penyebaran dan memberikan efek jera bagi pihak-pihak yang melakukan tindakan serupa di masa depan.
Peringatan Mengenai Penyebaran Konten
Kasus ini menjadi pengingat bagi masyarakat mengenai pentingnya berhati-hati dalam menyebarkan konten di media sosial.
Penyebaran video tanpa izin dapat menimbulkan dampak negatif bagi individu yang terlibat, baik secara pribadi maupun profesional.
Oleh karena itu, penting bagi setiap pengguna media sosial untuk selalu mematuhi etika digital dan menghargai privasi orang lain. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama