Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

5 Jejak Tambang Emas Dunia, Dari Destinasi Wisata hingga Kota yang Terlupakan

Bihan Mokodompit • Minggu, 20 April 2025 | 02:06 WIB
Tambang emas yang kini menjadi destinasi wisata sejarah
Tambang emas yang kini menjadi destinasi wisata sejarah

RADARTUBAN - Seiring waktu, beberapa kota tambang emas dunia yang dulu ramai karena penemuan emas, kini bertransformasi menjadi destinasi wisata sejarah yang menarik.

Wisata tambang emas tidak hanya menawarkan pengalaman unik, tapi juga menyimpan kisah masa lalu yang penuh gejolak.

Mulai dari Australia hingga Indonesia, berikut adalah lima kota tambang emas yang patut masuk dalam daftar perjalanan Anda.

1. La Rinconada, Peru

La Rinconada adalah kota tambang emas yang terletak di Pegunungan Andes, Peru, pada ketinggian sekitar 5.100 meter di atas permukaan laut.

Menurut National Geographic, kota ini awalnya hanyalah pemukiman kecil yang kemudian berkembang drastis setelah aktivitas penambangan emas meningkat.

Saat ini, La Rinconada dihuni oleh sekitar 30.000 hingga 50.000 orang, sebagian besar tinggal di gubuk seng tanpa akses layak terhadap layanan dasar seperti pengelolaan sampah atau sistem limbah.

Meski menjadi sumber tambang emas terbesar di kawasan itu, kota ini juga dikenal karena tingginya tingkat kriminalitas di kalangan penambang. 

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Kilauan, Ini Alasan Mengapa Emas Tetap Jadi Favorit untuk Investasi

2. Pulau Sado, Jepang

Pulau Sado merupakan pulau terbesar keenam di Jepang yang sempat menjadi pusat tambang emas utama pada abad ke-17.

Penemuan emas mengubah suasana pulau yang semula tenang menjadi pusat perdagangan yang berkembang pesat.

Tambang emas Sado bahkan menjadi salah satu yang paling produktif pada masa pemerintahan Keshogunan Tokugawa.

Kini, bekas tambang emas tersebut telah diubah menjadi museum terowongan tambang terbuka untuk umum.

Wisata tambang emas di sini menawarkan pengalaman menyusuri lorong-lorong kuno dan pemandangan alam Pulau Sado yang memesona. 

3. Johannesburg, Afrika Selatan

Dikenal sebagai “City of Gold”, Johannesburg adalah simbol dari ledakan tambang emas yang terjadi pada tahun 1886 di kawasan Witwatersrand.

Penemuan ini menarik ribuan orang dari seluruh dunia dan menjadikan Johannesburg sebagai salah satu kota besar di Afrika Selatan.

Kini, pengunjung dapat menikmati wisata tambang emas di Gold Reef City, kompleks hiburan yang dibangun di atas bekas tambang tua Crown Mines.

Di tempat ini, pengunjung bisa menyusuri lorong tambang sedalam 75 meter menggunakan lift penambang kuno, merasakan sensasi sejarah yang autentik.

Baca Juga: Tips Investasi Emas di Tengah Ketidakpastian Ekonomi, Pemula Wajib Perhatikan Hal Ini

4. Ballarat, Australia

Ballarat adalah kota di negara bagian Victoria yang dulunya menjadi tujuan utama pendulang emas setelah emas ditemukan pada tahun 1851.

Sebelumnya, kawasan ini merupakan wilayah suku Aborigin. Kini, kota ini menyuguhkan pengalaman wisata tambang emas melalui Sovereign Hill, kawasan bertema sejarah yang mereplika kehidupan Ballarat di masa kejayaan emas.

Dengan 350 staf dan sukarelawan yang berperan sebagai penduduk abad ke-19, pengunjung dapat merasakan suasana kota tempo dulu dan mencoba pengalaman mendulang emas seperti para penambang zaman dahulu.

5. Desa Salido, Indonesia

Desa Salido di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat, dikenal sebagai lokasi tambang emas tertua di Indonesia.

Tambang ini pernah dikelola oleh pemerintah kolonial Belanda dan beroperasi selama lebih dari 150 tahun.

Namun, seiring waktu tambang emas Salido mengalami kerugian hingga akhirnya ditutup. Kini, kawasan ini menjadi saksi bisu sejarah pertambangan emas di Indonesia.

Meski tidak lagi beroperasi, jejak tambang emas Salido masih bisa dijumpai dan menjadi bagian penting dari narasi sejarah nasional.

Wisata tambang emas kini tak hanya menarik bagi pecinta sejarah, tapi juga mereka yang ingin merasakan suasana masa lalu yang penuh tantangan.

Dari lorong-lorong bawah tanah di Gold Reef City hingga replika kota abad ke-19 di Ballarat, kelima destinasi ini menghadirkan warisan budaya yang layak untuk dijaga. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#destinasi wisata #tambang emas #sejarah #australia #Indonesia