Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Mengenal Tren Kesenjangan Sosial di TikTok, Potret Lucu tapi Nyata Perbedaan Kelas Ekonomi Indonesia

Nadia Nafifin • Rabu, 23 April 2025 | 16:35 WIB
Kolase Tren Kesenjangan sosial
Kolase Tren Kesenjangan sosial

RADARTUBAN - Tren kesenjangan sosial yang tengah viral di media sosial merupakan video pendek yang menampilkan percakapan antara individu dari kelas sosial atas dan mereka dari kelas menengah atau bawah.

Menggunakan latar musik Just a Friend to You dari Meghan Trainor, tren ini populer di TikTok karena menggambarkan perbedaan kondisi ekonomi lewat dialog antar karakter.

“Itu di rumah kamu lagi hujan, ya?”

“Hah, bukan, itu suara kipas.”

Pernah melihat model kata-kata percakapan di atas, ketika sedang scrolling TikTok?

Yap, itu adalah contoh salah satu tren kesenjangan sosial.

Lantas Apa Itu Kesenjangan Sosial? Kesenjangan sosial merupakan ketidakseimbangan suatu kondisi dalam hidup masyarakat, baik secara personal maupun kelompok.

Kesenjangan seringkali dikaitkan dengan adanya suatu perbedaan yang nyata dan dapat dilihat dalam segi keuangan masyarakat.

Dalam konteks ketimpangan ekonomi, tampak jelas adanya ketidaksetaraan dalam struktur sosial masyarakat.

Secara sederhana, kelompok masyarakat dengan kondisi ekonomi lebih baik seringkali dipandang memiliki kedudukan sosial yang lebih tinggi dibandingkan mereka yang berada dalam kondisi ekonomi yang kurang.

Situasi ini tentunya berpotensi menciptakan jurang perbedaan antar kelas sosial.

Karl Marx, seorang pemikir yang dikenal sebagai filsuf, ekonom, sejarawan, dan sosiolog, menyatakan bahwa kesenjangan sosial merupakan konsekuensi dari sistem kapitalisme.

Hal ini secara tidak langsung melahirkan perbedaan kelas dan praktik eksploitasi dalam kehidupan masyarakat.

Dalam tren kesenjangan sosial yang tengah viral di media cetak seperti TikTok dan X, perbedaan kondisi ekonomi menjadi sorotan utama.

Tren ini menampilkan situasi di mana individu dari kalangan ekonomi atas merasa tidak familiar atau canggung dengan kebiasaan maupun kondisi hidup masyarakat dari kelas menengah atau bawah, begitu pula sebaliknya.

Berikut contoh dari tren kesenjangan sosial yang rame di sosial media: 

 

1. “Aku besok mau nyetrika.”

“Loh, kenapa besok? kan sekarang bisa.”

“Nggak bisa sekarang udah malam, nanti jeglek.”

 

2. “Kok ada suara ayam?”

“Oh, iya itu ayam tetangga”

“Hah, memang dibolehkan pelihara ayam di komplek?”

 

3. "Cape nih, abis beres-beres rumah"

"Emang pembantu kamu kemana?"

 

4. "Kamu kok mandi malam-malam? gak dingin?"

"Kan tinggal mandi pakai air hangat"

"Oh kamu tadi masak air dulu ya? pantesan lama"

"Loh kan tinggal pakai water heater" (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Kelas sosial #media sosial #kondisi ekonomi #tren kesenjangan sosial #Indonesia