Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Jumlah Kunjungan Wisman ke Indonesia Meningkat, Menpar Sebut Ekonomi Juga Tumbuh

Bihan Mokodompit • Sabtu, 3 Mei 2025 | 18:49 WIB
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana
Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana

RADARTUBAN - Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara  ke Indonesia menunjukkan tren positif di awal tahun 2025.

Berdasarkan data resmi Badan Pusat Statistik (BPS), sebanyak 1,89 juta kunjungan wisman naik, hal ini tercatat selama periode Januari hingga Februari 2025.

Angka ini mengalami peningkatan sebesar 13 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu, yang mencatat 1,67 juta kunjungan.

Peningkatan tersebut menjadi sinyal positif bagi target nasional kunjungan wisman tahun ini, yang dipatok di angka 14,5 hingga 16 juta kunjungan.

Menteri Pariwisata Widiyanti Putri Wardhana menyampaikan optimismenya terhadap capaian target tersebut.

“Kami optimis bahwa target jumlah kunjungan wisman dapat tercapai dengan berbagai upaya yang kami lakukan dan kolaborasi berbagai sektor serta pemangku kepentingan,” ujarnya.

Sementara itu, data dari Mobile Positioning Data (MPD) milik Kementerian Perhubungan menunjukkan penurunan jumlah perjalanan masyarakat selama musim mudik Lebaran 2025.

Tahun ini, tercatat 154,6 juta perjalanan, turun dari 162,2 juta perjalanan pada periode Lebaran 2024.

Namun menariknya, jumlah kunjungan wisman selama Lebaran 2025 justru mengalami kenaikan.

Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan mencatat ada 260.200 kunjungan wisman selama periode 22–31 Maret 2025, naik tiga persen dibandingkan dengan 252.400 kunjungan pada periode 1–10 April 2024.

 

Laporan Kementerian Pariwisata juga menyoroti tiga destinasi unggulan di Pulau Jawa yang mengalami peningkatan signifikan selama libur Lebaran 2025.

Taman Mini Indonesia Indah (TMII) mencatat lonjakan pengunjung harian sebesar 46 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Hal serupa terjadi di Candi Prambanan, Jawa Tengah, yang mencatat peningkatan kunjungan harian sebesar 42 persen.

Adapun Kebun Binatang Surabaya juga mengalami kenaikan tujuh persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

 

Dalam penutup keterangannya, Menteri Pariwisata menegaskan pentingnya sinergi antara berbagai pihak untuk mendorong pertumbuhan sektor pariwisata nasional.

“Dengan kerja sama yang baik antara masyarakat, pemerintah, dan dunia usaha, kami yakin pariwisata Indonesia akan menjadi motor pertumbuhan yang bermanfaat bagi kita semua,” tutur Widiyanti.

Ia juga menambahkan bahwa pariwisata bukan hanya sektor ekonomi, melainkan juga instrumen budaya dan sosial yang kuat.

“Di tengah dinamika global dan tantangan pembangunan, kami percaya bahwa pariwisata tetap menjadi sektor strategis penggerak ekonomi nasional, pencipta lapangan kerja, dan perekat kebudayaan bangsa,” tutupnya.

 

Pemerintah masih menyisakan sepuluh bulan untuk mencapai target 14,5–16 juta kunjungan wisman ke Indonesia.

Dengan pencapaian awal yang positif, termasuk meningkatnya kunjungan wisman selama Lebaran dan antusiasme wisatawan terhadap destinasi di dalam negeri, arah pembangunan sektor pariwisata tampak berada di jalur yang tepat.

Dukungan lintas sektor serta peningkatan kualitas layanan di destinasi wisata diharapkan mampu menjaga momentum ini.

Terlebih, destinasi favorit seperti TMII, Candi Prambanan, dan Kebun Binatang Surabaya terbukti tetap diminati, baik oleh wisatawan lokal maupun mancanegara. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#menteri pariwisata #kunjungan wisman naik #widiyanti putri wardhana #tmii #Indonesia