RADARTUBAN - Surabaya, Jumat malam (9/5) menjadi saksi kemeriahan karnaval budaya yang melibatkan seluruh wali kota dari berbagai daerah di Indonesia.
Acara ini merupakan bagian dari Musyawarah Nasional (Munas) ke-VII Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) dengan tema menarik, yaitu "Surga Budaya Cahaya".
Karnaval yang digelar mulai pukul 18.00 hingga 22.00 WIB ini menampilkan pawai budaya yang memukau.
Para wali kota beserta pasangan mereka tampil mempesona mengenakan busana adat khas daerah masing-masing.
Mereka berjalan dari Jalan Tunjungan menuju Balai Pemuda, membawa warna-warni budaya nusantara yang kaya dan beragam.
Masyarakat Surabaya dan sekitarnya diundang untuk ikut memeriahkan acara ini sekaligus menyaksikan langsung keindahan dan keberagaman budaya Indonesia dalam satu panggung besar.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan acara, Dinas Perhubungan Kota Surabaya melakukan pengaturan lalu lintas khusus.
Beberapa ruas jalan ditutup sementara, antara lain:
- Jalan Basuki Rahmat dialihkan ke Jalan Embong Malang
- Jalan Pemuda hanya bisa dilalui di lajur kanan
- Arus kendaraan dari Jalan Gemblongan dialihkan ke Jalan Genteng Kali
Pengendara juga disarankan untuk memarkir kendaraan di lokasi yang telah disediakan, seperti Gedung Siola, Pasar Atum, Jalan Embong Malang, dan Jalan Kenari.
Dengan pengaturan ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati karnaval budaya dengan nyaman dan aman tanpa gangguan lalu lintas.
Acara ini tidak hanya menjadi ajang perayaan budaya, tetapi juga mempererat tali persaudaraan antar pemerintah kota di Indonesia serta memperkenalkan kekayaan budaya lokal kepada publik luas. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni