Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bukan Jalan Tol Demak-Tuban, Bupati Tuban Mas Lindra Ungkap Jalur Gresik-Tuban yang Berpotensi Lanjut, Ini Alasannya

radar tuban digital • Rabu, 14 Mei 2025 | 17:19 WIB
Ilustrasi JalanTol Demak- Tuban yang berpotensi batal dilanjutkan
Ilustrasi JalanTol Demak- Tuban yang berpotensi batal dilanjutkan

RADARTUBAN- Update terbaru mengenai proyek pembangunan jalan tol Demak-Tuban yang dikabarkan gagal dilanjutkan.

Informasi ini disampaikan langsung oleh orang nomor 1 di Pemerintahan Kabupaten Tuban, Bupati Tuban, Aditya Halindra Faridzky atau yang akrab disapa Mas Lindra.

Menurut Mas Lindra, kabar tersebut berasal dari salah satu tokoh berpengaruh yang dia percaya.

“Ini masih pernyataan pribadi saya, saya mendapatkan informasi dari tokoh yang berpengaruh,” ujarnya kepada awak media beberapa waktu lalu.

Dijelaskan bahwa proyek jalan tol yang awalnya direncanakan menghubungkan Demak-Tuban dan Gresik-Tuban kini hanya menyisakan jalur Gresik-Tuban saja.

Mas Lindra menilai bahwa pembangunan jalan tol yang menghubungkan Tuban akan lebih realistis jika dikoneksikan melalui jalur Gresik dibandingkan rencana awal yang melalui Demak.

“Jadi kemungkinan informasinya kita koneksikan di Gresik sampai dengan di Tuban, tidak di Jawa Tengahnya,” ujarnya menjelaskan.

 

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut, Mas Lindra telah melakukan konfirmasi langsung ke Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

Sebelumnya, rencana pembangunan jalan tol Demak-Tuban dan Gresik-Tuban akan melintasi total 41 desa di wilayah Kabupaten Tuban.

Dengan rinciannya, ruas Demak-Tuban melewati 35 desa yang tersebar di lima kecamatan, yakni Bancar, Kerek, Merakurak, Semanding, dan Tambakboyo, dengan panjang sekitar 53,8 kilometer.

Sementara itu, ruas Gresik-Tuban melintasi enam desa di Kecamatan Plumpang dengan panjang sekitar 2-3 kilometer.

Meski demikian, Lindra menegaskan bahwa informasi ini masih bersifat awal dan belum menjadi keputusan final.

Pemerintah Kabupaten Tuban saat ini masih menunggu kepastian lebih lanjut dari pemerintah pusat terkait kelanjutan proyek jalan tol tersebut.

“Ketika sudah ada kepastian, nanti akan kami sampaikan update-nya,” tuturnya.

Perubahan fokus rute ini menjadi perhatian karena sebelumnya proyek tol Demak-Tuban direncanakan menghubungkan wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur secara langsung.

Namun, dengan pertimbangan teknis dan kesiapan infrastruktur, jalur Gresik-Tuban dianggap lebih memungkinkan untuk direalisasikan dalam waktu dekat.

Pemerintah daerah dan masyarakat Tuban berharap agar keputusan final segera diumumkan agar proses pembangunan dapat berjalan lancar dan memberikan manfaat optimal bagi konektivitas serta perekonomian di wilayah tersebut. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Tuban #gagal dilanjutkan #gresik #Bupati Tuban #Mas Lindra #jalan tol demak #Aditya Halindra Faridzky