Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Dinyatakan Hilang Hingga 22 Hari, Pendaki Asal Bogor Akhirnya di Temukan di Gunung Binaiya

Alifah Nurlias Tanti • Minggu, 18 Mei 2025 | 19:33 WIB
Tim SAR saat mengevakuasi jasad pendaki asal Bogor yang meninggal dunia di Gunung Binaiya
Tim SAR saat mengevakuasi jasad pendaki asal Bogor yang meninggal dunia di Gunung Binaiya

RADARTUBAN - Pendaki yang bernama Firdaus Ahmad Fauzi, berusia 27 tahun, ditemukan meninggal dunia di Gunung Binaiya yang terletak di Kabupaten Maluku Tengah, Maluku.

Pendaki asal Bogor, Jawa Barat ini ditemukan setelah menghilang selama 22 hari terakhir.

“Informasi bahwa pendaki yang selamat telah ditemukan dalam kondisi tidak bernyawa,” ujar Koordinator tim SAR dari relawan pecinta alam Maluku, M Nazir Rumra, pada hari Sabtu (17/5).

Jasad Firdaus ditemukan di area Sungai Yahe pada Sabtu, (17/5) sekitar pukul 14.30 WIT.

Tim SAR pecinta alam Maluku awalnya melakukan pencarian menyusuri aliran Sungai Yahe dari hulu ke hilir.

“Ketika tim sedang melakukan penyelidikan, jasad Firdaus ditemukan. Tim SAR segera berkomunikasi dengan pusat posko di Desa Piliana menggunakan radio,” katanya.

Tim SAR gabungan langsung melakukan evakuasi terhadap jasad korban. Mereka saat ini sedang dalam perjalanan menuju Desa Piliana.

“Relawan SAR telah dilengkapi dengan peralatan evakuasi, termasuk tandu dan kantong jenazah untuk mendukung proses ini. Saat ini, jasad Firdaus sedang dalam perjalanan menuju Desa Piliana,” ungkapnya.

melanjutkan, jasad Firdaus berhasil ditemukan setelah masuk hari kelima penyelidikan pada tahap kedua.

Dia juga mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang terlibat.

“Ucapan terima kasih yang tulus kepada semua relawan dan pihak yang telah membantu serta mendukung pencarian ini,” jelasnya.

Kepala Balai Taman Nasional Manusela, Deny Rahadi mengonfirmasi bahwa Firdaus ditemukan dalam kondisi meninggal.

Dia juga mengonfirmasi bahwa tim yang mengevakuasi jasad korban masih dalam perjalanan.

“Jasadnya sudah dievakuasi dan sedang dalam perjalanan menuju Desa Piliana. Segera setelah tiba, kami akan segera memberi informasi,” tambahnya.

Sebagai informasi, Firdaus dilaporkan hilang setelah terpisah dari kelompok pada jalur pendakian Gunung Binaiya pada hari Sabtu, (26/4).

Namun, operasi pencarian baru dilaksanakan dua hari setelah dia dinyatakan hilang.

Operasi SAR baru dimulai dua hari setelah pendaki yang berasal dari Bogor tersebut dilaporkan hilang.

Setelah pencarian berlangsung selama 7 hari, operasi resmi ditutup pada Minggu, (4/5).

Belakangan, pihak Balai Taman Nasional Manusela menerima permintaan dari berbagai pihak untuk melanjutkan pencarian.

Permintaan tersebut didukung oleh Wakil Bupati Maluku Tengah, Mario Lawalata.

“Permintaan dari banyak pihak untuk melanjutkan pencarian oleh relawan dan masyarakat. Kemudian, telah ada kesepakatan dengan Wakil Bupati Maluku Tengah, bahwa pencarian hanya akan berlangsung selama 7 hari saja,” papar Kepala Balai Taman Nasional Manusela, pada hari Senin, (12/5).

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Firdaus Ahmad Fauzi #pendaki asal bogor #maluku #Gunung Binaiya #Sungai Yahe