Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Levina Istiazah, Jemaah Haji Termuda yang Menjawab Panggilan Allah di Usia 18 Tahun

Alifah Nurlias Tanti • Selasa, 20 Mei 2025 | 20:46 WIB
Haji termuda Indonesia, Levinna Istiazah
Haji termuda Indonesia, Levinna Istiazah

RADARTUBAN- Levina Istiazah, yang baru berusia 18 tahun, mencatatkan diri sebagai jemaah haji termuda dari Jawa Tengah.

Keberangkatannya bukan hanya sebuah perjalanan ibadah biasa, melainkan sebuah pengabdian yang sarat makna.

Levina berangkat menggantikan posisi ibunya yang meninggal dunia pada tahun 2021 setelah menunggu antrean haji selama 13 tahun sejak pendaftaran keluarga mereka pada 2012.

"Saya berangkat atas nama ibu saya, meskipun seharusnya dia yang ada di sini sekarang." katanya. 

Vina tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 15 Embarkasi Solo (SOC 15) dan memulai perjalanan suci menuju Tanah Suci pada tanggal 5 Mei.

Sebelum melaksanakan ibadah, ia dan ayahnya menunggu selama 24 jam di Asrama Haji Donohudan, Boyolali.

Selain perjalanan haji, Vina juga menjalani kehidupan akademik sebagai mahasiswa semester dua di Sekolah Tinggi Ilmu Bahasa Arab (STIBA) Pesantren Ar-Rayah Sukabumi, Jawa Barat.

Demi mengikuti rangkaian manasik haji, ia mengambil cuti kuliah selama satu semester.

Sebelumnya, Vina adalah alumni Pesantren Daarul Atqiyaa, Kertayasa, Kabupaten Tegal, di mana ia berhasil menghafal 15 juz Al-Qur'an.

Bagi Vina, haji bukan sekadar ritual fisik, melainkan sebuah panggilan spiritual yang mendalam.

"Haji adalah panggilan dari Allah. Ini merupakan undangan khusus dari Allah untuk mendekat kepada-Nya," dengan penuh rasa haru.

Lewat kisahnya, Levina memberikan pesan kuat kepada generasi muda, terutama milenial dan Gen-Z, agar tidak menunda mendaftar haji.

Ia mengingatkan bahwa antrean haji bisa memakan waktu puluhan tahun, sehingga mendaftar sejak dini sangat penting.

"Segeralah mendaftar haji. Antrean bisa memakan waktu puluhan tahun. Di usia muda, fisik masih kuat untuk menjalani semua rukun dan sunnah haji dengan maksimal. Ini tidak hanya ibadah fisik, tetapi juga perkembangan karakter dan spiritualitas," ujarnya dengan semangat.

Kisah Levina menjadi inspirasi nyata bahwa panggilan Allah untuk menunaikan ibadah haji bisa datang kapan saja, bahkan di usia muda.

Semangat dan dedikasinya menjadi contoh bagi banyak orang untuk segera menjawab panggilan suci tersebut tanpa menunda. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Gen Z #Levina Istiazah #Haji #Haji Termuda #jawa tengah #Indonesia