Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Waspada! 15 Aplikasi Pinjaman Online Berbahaya Ini Bisa Curi Data Pribadi Hingga Kuras Rekening Anda

M Robit Bilhaq • Selasa, 20 Mei 2025 | 22:56 WIB
Ilustrasi modus kejahatan digital
Ilustrasi modus kejahatan digital

RADARTUBAN - Kemajuan teknologi yang semakin lama semakin pesat yang dapat menyebabkan munculnya beragam modus kejahatan baru.

Diantaranya yaitu pencurian data pribadi yang dapat berdampak pada kerugian finansial pengguna, seperti terkurasnya saldo m-banking.

Saat ini, ditemukan terdapat 15 aplikasi yang dicurigai berbahaya karena aplikasi tersebut dapat mencuri informasi pribadi dan berpotensi untuk menguras rekening.

Pelaku kejahatan siber biasanya memanfaatkan aplikasi palsu untuk menjalankan aksi kejahatannya dengan menipu korban.

Aplikasi pinjaman online adalah salah satu jenis aplikasi yang paling sering digunakan.

Aplikasi-aplikasi berisiko tersebut telah tersedia di Google Play Store dan dan sangat mudah di unduh oleh pengguna Android.

Menurut hasil investigasi dari McAfee Mobile Security, ditemukan terdapat 15 aplikasi berbahaya telah terunduh lebih dari delapan juta kali secara global.

Tiga aplikasi di antaranya diketahui berasal dari Indonesia, yaitu KreditKu, Dana Kilat, dan RupiahKilat.

Aplikasi-aplikasi tersebut biasanya berada di wilayah tertentu dalam menjalankan operasinya, terutama di kawasan Amerika Selatan, Asia Selatan, dan Afrika.

Mereka biasanya dipromosikan lewat iklan yang menyesatkan di media sosial.

Bukanya memberikan pinjaman cepat, aplikasi ini justru memanfaatkan data pribadi pengguna untuk tujuan yang tidak benar.

Ketiga aplikasi asal Indonesia tersebut telah diunduh oleh sekitar dua juta orang.

Aplikasi yang termasuk kategori adalah SpyLoan, ini menggunakan pendekatan manipulatif terhadap pengguna agar bisa memberikan izin akses yang terlalu luas ke perangkat mereka.

Salah satu pola umum dari aplikasi semacam ini adalah penggunaan iklan yang menipu dengan janji pinjaman mudah, bunga rendah, dan syarat yang ringan.

Meski tujuannya adalah menipu, aplikasi ini juga tampak sangat meyakinkan dengan desain profesional dan identitas yang menyerupai lembaga keuangan resmi.

Saat pertama kali dibuka, aplikasi biasanya meminta pengguna menyetujui kebijakan privasi yang tampak sah, namun sebenarnya memberikan izin untuk mengambil berbagai data penting di perangkat.

Setelah terinstal, aplikasi ini meminta berbagai akses seperti ke kontak, pesan, panggilan telepon, kamera, dan mikrofon, padahal akses ini tidak relevan dengan fungsinya sebagai layanan pinjaman.

Hal yang paling membahayakan dari aplikasi ini adalah permintaan terhadap data pribadi yang sangat sensitif.

Korban biasanya diminta untuk menyerahkan dokumen identitas seperti KTP, informasi rekening bank, data pekerjaan, juga informasi dari perangkat yang digunakan.

McAfee menjelaskan bahwa aplikasi SpyLoan merupakan aplikasi pinjaman yang merugikan.

Lantaran memanfaatkan kebutuhan pengguna terhadap pinjaman dengan menawarkan syarat ringan dan bunga rendah.

Namun di balik itu menyembunyikan potensi besar penyalahgunaan data.

Berikut daftar 15 aplikasi berbahaya jenis SpyLoan yang ditemukan:

1. Prestamo Seguro-Rapido, Seguro (1 juta unduhan)

2. Prestamo Rapido-Credit Easy (1 juta unduhan)

3. Get Baht Easily - Quick Loan (1 juta unduhan)

4. RupiahKilat - Dana Cair (1 juta unduhan)

5. Borrow Happily - Loan (1 juta unduhan)

6. Happy Money (1 juta unduhan)

7. KreditKu - Uang Online (500.000 unduhan)

8. Dana Kilat - Pinjaman Kecil (500.000 unduhan)

9. Cash Loan-Vay tien (500.000 unduhan)

10. RapidFinance (100.000 unduhan)

11. PretPourVous (100.000 unduhan)

12. Huayna Money - Prestamo Rapido (100.000 unduhan)

13. Iprestamos: Rapidon Credito (100.000 unduhan)

14. ConseguirSol-Dinero Rapido (100.000 unduhan)

15. EcoPret Pret En Ligne (100.000 unduhan). (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#aplikasi #menguras energi #data pribadi #SpyLoan #mencuri informasi pribadi #pinjaman online #m banking