RADARTUBAN - Penjualan boneka Labubu dihentikan sementara di semua toko di Inggris mulai Mei hingga Juni 2025.
Keputusan ini diambil oleh distributor resmi, Pop Mart, setelah terjadi kekacauan dan perkelahian antar pelanggan yang berebut mendapatkan boneka tersebut.
Victoria Calvert, seorang penggemar yang menyaksikan langsung kericuhan di toko Stratford, London.
Dia menggambarkan situasi tersebut sangat kacau dan menakutkan, dengan orang-orang berteriak dan berkelahi demi mendapatkan Labubu.
Kerumunan besar yang tidak terkendali ini dikhawatirkan dapat menimbulkan masalah keamanan serius, sehingga Pop Mart memilih menghentikan penjualan untuk mencegah potensi bahaya.
Boneka Labubu sendiri adalah karakter monster unik yang diciptakan oleh seniman Hong Kong, Kasing Lung.
Boneka ini menjadi sangat populer setelah dipakai oleh selebritas seperti Rihanna dan Dua Lipa serta viral di TikTok.
Harga boneka ini di Inggris berkisar antara £13,50 hingga £50, dengan edisi langka yang bisa dijual ratusan pound di situs penjualan kembali.
Pop Mart berencana mengembangkan sistem penjualan yang lebih terstruktur dan adil agar semua penggemar memiliki kesempatan yang sama saat boneka ini kembali dijual di toko fisik pada Juni 2025.
Namun, banyak penggemar yang kecewa dan marah karena penjualan dihentikan dan adanya praktik penjual kembali yang menaikkan harga secara signifikan.
Penghentian sementara penjualan boneka Labubu di Inggris dilakukan demi alasan keamanan dan untuk mengatasi masalah kerumunan serta persaingan tidak sehat antar pembeli yang berpotensi membahayakan keselamatan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni