RADARTUBAN - PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) secara resmi menunjuk Dian Siswarini sebagai Direktur Utama yang baru, menggantikan Ririek Adriansyah.
Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom yang berlangsung di Hotel Four Seasons, Jakarta, pada Selasa (27/5).
Sebelumnya, Dian Siswarini menjabat sebagai Direktur Utama PT XL Axiata Tbk (EXCL) sebelum perusahaan tersebut melakukan merger dengan PT Smartfren Telecom Tbk (FREN).
Dia telah memimpin XL selama satu dekade.
Wanita kelahiran Majalengka, Jawa Barat, pada Mei 1968 ini memiliki pengalaman panjang di industri telekomunikasi.
Kariernya di XL dimulai sejak 1996, di mana ia pernah menduduki berbagai posisi strategis seperti Department Network and Engineering, Network Services Director, hingga Director/Chief Digital Services Officer.
Pada tahun 2014, Dian Siswarini dipercaya untuk menempati posisi Group Chief of Marketing and Operation Officer di Axiata Group Berhad, Malaysia, di mana ia bertanggung jawab atas operasional perusahaan di tujuh negara Asia.
Setahun kemudian, tepatnya pada April 2015, dia kembali ke Indonesia dan ditunjuk sebagai Presiden Direktur & CEO XL Axiata.
Dian menjadi perempuan pertama yang memegang jabatan tersebut di perusahaan telekomunikasi yang tercatat di bursa Indonesia hingga akhir masa jabatannya pada Desember 2024.
Selain menunjuk Direktur Utama yang baru, Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Telkom juga menetapkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2024.
Dividen tersebut dialokasikan sebesar 89 persen dari laba bersih perusahaan, yaitu senilai Rp 21,04 triliun atau setara dengan Rp 212,46 per saham, dari total laba bersih sebesar Rp 23,64 triliun. (*)
Editor : Yudha Satria Aditama