Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Alfamart Kembali Jalankan Program Satu Telur Sehari di 25 Kota/Kabupaten, Setelah Berhasil Tekan Prevalensi Stunting di Tahun Pertama

radar tuban digital • Sabtu, 7 Juni 2025 | 00:35 WIB
Alfamart jalankan program Satu Tellur Sehari di 25 Kota/Kabupaten
Alfamart jalankan program Satu Tellur Sehari di 25 Kota/Kabupaten

RADARTUBAN- Program Satu Telur Sehari yang diinisiasi Alfamart, kembali berlanjut di tahun 2025 dengan cakupan yang diperluas hingga 25 kota/kabupaten.

Hal ini didasari hasil evaluasi program yang menunjukan adanya peningkatan pertumbuhan anak, meliputi berat dan tinggi badan serta status gizi sebesar 71% dari total 662 anak yang terindikasi stunting di 12 kota/kabupaten pada pelaksanaan program di tahun 2024.

Program ini menyasar anak-anak balita yang terindikasi stunting dengan memberikan intervensi gizi tambahan berupa satu butir telur setiap hari selama tiga hingga enam bulan program berjalan, dengan lebih dari 100.000 butir telur telah terdistribusikan langsung kepada penerima manfaat program di tahun 2024.

Dalam pelaksanaannya, Alfamart berkolabasi langsung dengan melibatkan kader posyandu dari Dinas Kesehatan setempat untuk melakukan monitoring perkembangan terhadap perbaikan status gizi dan pengurangan risiko stunting pada anak yang dicatat dan dilaporkan setiap periodik.

Menurut Corporate Communications General Manager Alfamart, Rani Wijaya, menyebut bahwa program Satu Telur Sehari adalah upaya kontribusi Alfamart untuk ikut serta bersama pemerintah menurunkan angka prevalensi stunting pada anak balita di Indonesia.

“Alfamart senang dapat berkontribusi langsung terhadap upaya pemerintah menurunkan prevalensi stunting pada anak. Melalui intervensi gizi sederhana, dengan pemberian satu butir telur setiap hari yang dilakukan secara konsisten selama tiga hingga enam bulan pelaksanaan pada tahun 2024 lalu, menandakan adanya perbaikan status gizi dan pengurangan risiko stunting dari hasil monitoring yang kami lakukan bersama kader posyandu binaan Dinas Kesehatan setempat,” jelasnya dalam paparan yang diterima.

Selain pemberian satu telur sehari, Alfamart juga melakukan intervensi gizi lain seperti Pemberian Makanan Tambahan (PMT), skrining gizi anak, pemberian vitamin, serta cek kesehatan rutin untuk memastikan pertumbuhan secara optimal.

Melihat dampak positif yang dirasakan, di tahun 2025 ini Alfamart komitmen melanjutkan program Satu Telur Sehari di 25 kota/kabupaten lainnya untuk memperluas cakupan manfaat yang bisa dirasakan lebih luas.

Program tersebut akan menyasar lebih dari 1.000 anak serta akan mendistribusikan 190.000 butir telur selama enam bulan program berjalan yang telah dimulai sejak April hingga Oktober 2025 mendatang.

25 kota/kabupaten pelaksanaan, seperti Tangerang, Denpasar, Bandung, Batam, Bekasi, Bogor, Cianjur, Jakarta, Cilacap, Jambi, Pasuruan, Karawang, Bandar Lampung, Lombok Timur, Sumbawa, Luwu, Kediri, Malang, Minahasa, Deli Serdang, Depok, Pekanbaru, Pontianak, Surabaya, dan Kupang.

Program dijalankan dengan menggandeng kader posyandu dari Dinas Kesehatan setempat.

Selain sebagai lokasi distribusi intervensi gizi, juga dijadikan sebagai Posyandu Binaan Alfamart, yang berperan penting dalam pemantauan berkala tumbuh kembang anak-anak peserta program.

“Setiap anak berhak mendapatkan pemenuhan gizi seimbang untuk mendukung tumbuh kembangnya. Melalui program ini, Alfamart tentu berharap dapat berkontribusi secara optimal dengan cara yang konkret dan terukur terhadap penurunan prevalensi stunting anak Indonesia,” sambung Rani.

Dari paparan Rani, ia menyebut, selain program Satu Telur Sehari, Alfamart juga rutin menyelenggarakan gerakan program “Alfamart Sahabat Posyandu” sejak tahun 2023 lalu.

“Alfamart Sahabat Posyandu adalah cikal bakal program “Satu Telur Sehari” ada. Kami melihat secara langsung di lapangan, masih banyak anak-anak kita yang perlu mendapat intervensi gizi lebih lanjut agar tumbuh kembangnya optimal,” tutup Rani. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#gizi #stunting #Satu Telur Satu Hari #Indonesia #alfamart