RADARTUBAN - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elistianto Dardak, mengungkapkan harapannya agar momen libur panjang Idul Adha 2025 bisa menjadi pemicu pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Khususnya di sektor pariwisata dan UMKM. Hal ini ia sampaikan saat ditemui di Masjid Al-Akbar Surabaya, Jumat (6/6/2025).
Menurut Emil, libur panjang yang bertepatan dengan cuti bersama tahun ini merupakan kesempatan besar bagi masyarakat untuk berlibur sekaligus membantu pergerakan roda ekonomi daerah.
“Ya karena ini juga long weekend, saya sih berharap tentunya apabila memang rezekinya ada bisa digunakan untuk juga berwisata karena ini menggerakkan roda perekonomian insya Allah yang akan kembali kepada kita semua,” ucap Emil kepada wartawan.
Emil juga mengingatkan masyarakat Jawa Timur untuk tidak sembarangan dalam memanfaatkan liburan.
Ia menekankan pentingnya pengeluaran yang terencana dan dilakukan secara bijak demi menjaga stabilitas keuangan keluarga selama masa libur panjang Idul Adha 2025.
“Tentunya dilakukan dengan bijak dan penuh kehatian dan dilakukan juga dengan tertib, hati-hati, wisata tertentu misalnya di tempat-tempat tertentu kalau punya anak kecil tolong dijaga karena kita berharap momen long weekend ini menjadi sumber kebahagiaan bagi seluruh warga,” tambahnya.
Peringatan tersebut relevan mengingat liburan sering kali memicu peningkatan konsumsi, terutama di sektor wisata dan belanja.
Masyarakat diimbau agar tetap mengutamakan keselamatan, terutama jika membawa keluarga berlibur ke lokasi wisata.
Tak hanya soal perencanaan, Emil juga mengingatkan masyarakat agar tetap siaga selama perjalanan menuju tempat wisata.
Kondisi lalu lintas yang padat dan potensi kelelahan harus diantisipasi untuk menghindari kecelakaan.
“Selama perjalanan juga kami ingatkan kepada masyarakat untuk selalu waspada selama perjalanan, khususnya saat menuju destinasi wisata alam, jaga kesehatan dan istirahat jika merasa sudah lelah,” tuturnya.
Selain menyasar wisatawan lokal, Emil berharap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), terutama di sektor pariwisata, bisa memaksimalkan momen libur panjang ini untuk meningkatkan pendapatan.
Ia juga menegaskan pentingnya menjaga ketertiban selama beroperasi di masa liburan.
“Kami berharap para UMKM khususnya di sektor pariwisata untuk tetap menjaga ketertiban dan kondusifitas selama libur panjang demi peningkatan taraf perekonomian seluruh masyarakat Jawa Timur,” tegasnya.
Libur panjang Idul Adha 2025 menjadi momentum strategis dalam menggerakkan ekonomi lokal.
Dengan perencanaan yang matang, kesadaran keselamatan, serta partisipasi aktif dari pelaku usaha, diharapkan momen ini benar-benar membawa manfaat bagi seluruh lapisan masyarakat Jawa Timur. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni