Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Harga Sembako Hari Ini di Jawa Timur Naik-Turun, Cabai Melonjak, Bawang Merah Turun

Bihan Mokodompit • Sabtu, 7 Juni 2025 | 21:01 WIB
Cabai jadi salah satu komoditi yang mengalami kenaikan harga
Cabai jadi salah satu komoditi yang mengalami kenaikan harga

RADARTUBAN - Harga sembako hari ini di Jawa Timur kembali mengalami fluktuasi.

Perubahan harga bahan pokok bukan hal baru, namun penting untuk terus dipantau karena langsung berdampak pada pengeluaran rumah tangga masyarakat.

Berdasarkan pantauan dari Sistem Informasi Ketersediaan dan Perkembangan Harga Bahan Pokok (Siskaperbapo) per Sabtu, 7 Juni 2025 pukul 09.25 WIB, sejumlah komoditas sembako Jawa Timur tercatat mengalami perubahan harga.

Cabai merah keriting dan cabai rawit merah mengalami lonjakan, sementara harga bawang merah justru menurun. Selebihnya, bahan pokok lainnya cenderung stabil.

 

Berikut harga rata-rata bahan pokok di pasaran Jawa Timur:

• Cabai merah keriting: Rp 36.776/kg (naik Rp 1.478 atau 4,19 persen)

• Cabai rawit merah: Rp 35.343/kg (naik Rp 1.925 atau 5,76 persen)

• Bawang merah: Rp 33.979/kg (turun Rp 692 atau 2,00 persen)

• Beras premium: Rp 14.673/kg

• Gula pasir: Rp 16.951/kg

• Minyak goreng kemasan: Rp 17.014 – Rp 19.848/liter

• Daging ayam ras: Rp 31.273/kg

• Telur ayam ras: Rp 26.244/kg

• Gas elpiji: Rp 19.690/tabung

Data ini menunjukkan bahwa harga cabai menjadi perhatian utama hari ini karena lonjakannya yang signifikan dibandingkan komoditas lain.

 

Perubahan harga bahan pokok sangat dipengaruhi oleh berbagai faktor yang kompleks.

Berikut sejumlah faktor penyebab yang memengaruhi fluktuasi harga sembako:

1. Permintaan dan Penawaran

Jika permintaan tinggi tetapi pasokan tetap atau menurun, harga akan cenderung naik. Begitu pula sebaliknya.

2. Cuaca dan Musim

Kondisi cuaca ekstrem atau perubahan musim bisa mengganggu produksi pertanian, seperti cabai dan bawang, yang menyebabkan kenaikan harga.

3. Kebijakan Pemerintah

Kebijakan impor, regulasi subsidi, atau perubahan pajak juga memengaruhi struktur harga sembako di pasar.

4. Biaya Produksi dan Distribusi

Kenaikan upah, harga bahan bakar, dan pupuk berdampak langsung pada harga akhir sembako Jawa Timur.

5. Nilai Tukar Mata Uang

Fluktuasi nilai tukar memengaruhi harga barang impor seperti susu dan minyak.

6. Inflasi dan Stabilitas Ekonomi

Inflasi tinggi akan membuat harga-harga kebutuhan dasar, termasuk harga cabai, ikut terdongkrak.

7. Masalah Distribusi

Keterlambatan distribusi akibat gangguan logistik atau kemacetan juga bisa mempersempit pasokan di pasar.

 

Dengan kondisi harga yang fluktuatif seperti ini, masyarakat perlu mengetahui harga sembako hari ini agar dapat menyesuaikan belanja harian.

Harga bisa berbeda-beda di tiap pasar, sehingga perlu acuan dari data resmi seperti Siskaperbapo.

Sembako Jawa Timur mencerminkan kebutuhan pokok masyarakat yang mencakup sembilan jenis utama, yakni: beras, gula, minyak, daging, telur, susu, bawang, garam, dan gas.

Namun, komoditas seperti harga cabai juga menjadi indikator penting karena sering mengalami lonjakan tajam dalam waktu singkat.

 

Memahami dan mengawasi harga sembako hari ini bukan hanya menjadi kebutuhan para pedagang atau pengusaha kecil, tetapi juga seluruh lapisan masyarakat.

Keterbukaan informasi mengenai fluktuasi harga dapat membantu masyarakat merencanakan pengeluaran lebih bijak, serta menjadi dasar pertimbangan pemerintah dalam mengambil kebijakan stabilisasi harga. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#cabai #Kenaikan Harga #Harga Sembako #SISKAPERBAPO #bahan pokok #Jawa Timur