RADARTUBAN - Pemerintah Provinsi Jawa Timur siap menyambut Tahun Baru Islam 1447 H dengan serangkaian kegiatan yang bernuansa religius, edukatif, dan partisipatif.
Dalam rapat koordinasi yang digelar Jumat pagi, 13 Juni 2025, di Ruang Rapat Soenandar Priyo Soedarmo, Biro Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setdaprov Jatim mematangkan sejumlah persiapan teknis guna memastikan perayaan ini berjalan lancar dan berdampak positif bagi masyarakat.
Rapat tersebut dihadiri oleh berbagai perwakilan lintas Organisasi Perangkat Daerah (OPD), termasuk Badan Pendapatan Daerah, Dinas Perhubungan, Satpol PP, Dinas Kominfo, Biro Administrasi Pimpinan, Biro Perekonomian, serta mitra eksternal seperti Badan Pengelola Masjid Nasional Al Akbar dan Cita Entertainment.
Sebagai narasumber utama, Siti Munawaroh, MA, selaku Analis Kebijakan Ahli Muda Biro Kesra Jatim, menegaskan bahwa peringatan Tahun Baru Islam 1447 H akan dikemas lebih semarak, namun tetap menjaga nuansa religius dan kekhidmatan.
“Tahun Baru Islam merupakan momentum penting untuk muhasabah diri dan memperkuat ukhuwah. Oleh karena itu, Pemprov Jatim akan menggelar serangkaian kegiatan yang bersifat edukatif, partisipatif, dan melibatkan masyarakat luas,” ujar Siti Munawaroh.
Berdasarkan hasil rapat koordinasi, terdapat tiga agenda utama yang akan digelar sebagai bagian dari perayaan Tahun Baru Islam 1447 H:
1. Doa Akhir dan Awal Tahun Hijriah
Acara ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 26 Juni 2025, di Masjid Nasional Al Akbar Surabaya.
Tokoh-tokoh agama, Forkopimda Jatim, serta masyarakat umum akan hadir dalam suasana yang khidmat untuk menyambut pergantian tahun 1446 H ke 1447 H.
2. Jalan Sehat Muharram
Akan diselenggarakan pada Jumat, 27 Juni 2025 atau bertepatan dengan 1 Muharram 1447 H.
Rute kegiatan akan mengelilingi kawasan Masjid Al Akbar, melibatkan OPD, komunitas masyarakat, dan ASN Pemprov Jatim.
Detail waktu masih menunggu konfirmasi dari Gubernur Jawa Timur.
3. Peresmian Al Akbar Sport Center
Peresmian fasilitas olahraga baru seperti lapangan mini soccer dan volley ball di area Masjid Al Akbar akan menjadi rangkaian penutup kegiatan.
Acara ini juga akan diramaikan dengan pertandingan persahabatan antar klub masjid di Surabaya.
Siti Munawaroh menggarisbawahi pentingnya sinergi seluruh stakeholder demi suksesnya perayaan Tahun Baru Islam kali ini.
“Kami akan terus lakukan koordinasi teknis lanjutan, termasuk kesiapan pengamanan, publikasi, dan logistik. Semoga kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi dan inspirasi spiritual bagi seluruh warga Jawa Timur,” pungkasnya.
Dengan mengangkat semangat hijrah sebagai transformasi positif, Pemprov Jatim ingin menjadikan Tahun Baru Islam 1447 H sebagai momen kebersamaan antar instansi dan masyarakat.
Tujuannya bukan hanya untuk memperingati perubahan kalender Hijriah.
Namun juga untuk menginspirasi warga dalam membangun Jawa Timur yang lebih religius, harmonis, dan inklusif. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni