Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

ASN Jadi Korban Rayuan Virtual dan Kerugian Puluhan Juta, Kasus Penipuan Asmara Online Semakin Marak

Alifah Nurlias Tanti • Jumat, 20 Juni 2025 | 03:57 WIB
Ilustrasi ASN alami kerugian besar karena penipuan asmara di TikTok
Ilustrasi ASN alami kerugian besar karena penipuan asmara di TikTok

RADARTUBAN- Fenomena penipuan asmara online kembali mencuat, kali ini menimpa seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terjerat dalam hubungan palsu melalui media sosial.

Wanita tersebut mengalami kerugian hingga puluhan juta rupiah dan telah resmi melaporkan kejadian ini ke pihak berwenang.

Kisah bermula saat korban dan pelaku saling berinteraksi melalui fitur live streaming di platform TikTok.

Semula hanya sekadar obrolan ringan, interaksi itu berkembang menjadi kedekatan emosional.

Tak lama berselang, komunikasi mereka berlanjut ke aplikasi pesan instan, membuka celah bagi pelaku untuk merancang aksinya.

Dalam rentang waktu yang tidak lama, pelaku berhasil mengelabui korban dan memperoleh dana dalam jumlah besar—diberikan secara tunai dalam dua kesempatan terpisah.

Setelah menyadari adanya kejanggalan, korban yang diketahui merupakan staf media kepresidenan kemudian melaporkan insiden ini kepada aparat penegak hukum.

Dalam laporan tersebut, dijelaskan bahwa pelaku menggunakan akun palsu untuk membangun kepercayaan.

Berdasarkan panduan dari Kaspersky, berikut beberapa ciri khas yang patut diwaspadai dalam menjalin hubungan digital:

1. Pelaku kerap mengajak berpindah ke platform pesan pribadi seperti WhatsApp.

2. Mereka menghindari panggilan video atau pertemuan langsung dengan berbagai alasan.

3. Rayuan manis digunakan sebagai umpan untuk mengambil hati korban.

4. Informasi pribadi korban dikumpulkan secara perlahan untuk memperkuat skenario penipuan.

5. Permintaan uang muncul setelah hubungan dianggap cukup dekat.

Selain itu, pelaku kerap menampilkan karakter yang tampak penyayang, namun sulit dijangkau secara nyata.

Mereka memanfaatkan kerentanan emosional korban untuk membangun ilusi hubungan yang romantis.

Tips Aman Berinteraksi di Dunia Maya

Agar tidak menjadi korban penipuan serupa, berikut langkah pencegahan yang disarankan:

- Gunakan platform perkenalan yang memiliki fitur keamanan.

- Hindari mengirim uang atau data pribadi kepada orang asing di dunia maya.

- Jangan bagikan foto pribadi atau klik tautan yang mencurigakan.

- Selalu diskusikan rencana pertemuan dengan orang terpercaya.

- Waspadai narasi atau permintaan yang terdengar tidak masuk akal.

Dengan demikian, maraknya kasus penipuan asmara online menuntut kewaspadaan lebih dalam berinteraksi digital.

Kenali tanda-tandanya, lindungi informasi pribadi, dan jangan terburu-buru mempercayai seseorang yang baru dikenal di internet. Selalu utamakan logika di balik setiap rasa. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#Penipuan Asmara Online #media sosial #live streaming #Hubungan palsu #tiktok #hubungan digital #ASN