Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Direksi BUMN Dilarang Main Golf dan Bawa Istri Urus Kantor: “Ini Bukan Warisan Orang Tua!”

Tulus Widodo • Jumat, 20 Juni 2025 | 09:52 WIB
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria.
Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara Indonesia) Dony Oskaria.

RADARTUBAN – Gaya hidup elite direksi BUMN kini jadi sorotan! Chief Operating Officer (COO) Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (Danantara), Dony Oskaria, meluncurkan gebrakan baru yang bikin banyak petinggi BUMN angkat alis: Larangan main golf di jam kerja dan istri ikut cawe-cawe di kantor!

Dalam pernyataan tegasnya, Dony menyampaikan bahwa pihaknya telah menyampaikan lima pesan penting untuk seluruh jajaran direksi BUMN demi menjaga profesionalisme dan transparansi di lingkungan korporasi milik negara.

“Saya bilang sama mereka, saya tidak suka orang main golf di hari kerja. Bukan apa-apa, itu memberikan persepsi tidak bagus kepada masyarakat,” kata Dony.

Bukan hanya soal waktu, tapi lebih kepada tanggung jawab moral sebagai pemimpin BUMN. “Waktu kerja adalah waktu negara, bukan waktu pribadi,” tegasnya.

Danantara bahkan menyatakan tidak akan mentoleransi direksi yang memanfaatkan waktu dinas untuk kepentingan pribadi seperti bermain golf.

Tak kalah mengejutkan, Dony juga menegaskan bahwa istri direksi BUMN tidak boleh ikut campur dalam urusan kantor.

Bahkan, hal sepele seperti memilih dekorasi acara pun tidak diperkenankan.

“Saya tidak ingin istri direksi terlibat dalam urusan kantor, seperti menentukan dekorasi atau acara. Karena kantor bukan warisan orang tua,” tandas Dony.

Selain itu, ia juga meminta agar protokol berlebihan seperti ajudan pribadi untuk direksi BUMN dihapuskan.

Menurutnya, hal-hal seperti ini hanya memperlebar jarak antara pimpinan dan profesionalisme yang mestinya dijunjung tinggi.

Langkah Dony dinilai sebagai angin segar untuk menata ulang kultur kerja di BUMN yang sering kali terjebak pada gaya hidup mewah dan simbol-simbol kekuasaan.

Upaya ini juga dianggap sebagai bagian dari reformasi manajemen agar BUMN bisa bersaing sebagai entitas bisnis yang sehat dan beretika. (*)

Editor : Amin Fauzie
#COO #Ajudan Pribadi #Larangan main golf #protokol #istri direksi BUMN #dony oskaria #Danantara #gaya hidup elite #reformasi manajemen