RADARTUBAN- Penampilan mantan presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) baru-baru ini sempat menyita perhatian publik setelah terlihat adanya perubahan pada kulit wajahnya.
Bercak putih, kemerahan, hingga area yang tampak menghitam dan sedikit bengkak menjadi sorotan dalam berbagai kesempatan.
Menurut keterangan resmi dari ajudan Jokowi, Komisaris Polisi Syarif Muhammad Fitriansyah, kondisi tersebut disebabkan oleh reaksi alergi kulit yang menyebabkan peradangan, terutama di area wajah.
Gejala tersebut mulai muncul tak lama setelah Presiden pulang dari kunjungan luar negeri ke Vatikan.
Meski tampak adanya perubahan secara visual, Kompol Syarif memastikan bahwa Jokowi berada dalam keadaan sehat dan tidak mengalami gangguan kesehatan serius lainnya.
Ia juga menjelaskan bahwa saat ini kondisi kulit wajah Jokowi tengah dalam masa pemulihan dan menunjukkan progres positif.
Guna mencegah kesimpangsiuran informasi, ia mengimbau agar penjelasan medis lebih lanjut disampaikan oleh tim dokter pribadi Jokowi.
Hal ini untuk menepis spekulasi publik, termasuk dugaan seputar gangguan autoimun yang sempat berkembang di media sosial.
Momentum ulang tahun Jokowi yang ke-64 di Kota Solo tetap berlangsung penuh kehangatan.
Didampingi keluarga dan warga sekitar, suasana syukuran berjalan sederhana namun khidmat.
Masyarakat dan kerabat turut memberikan doa serta dukungan untuk kesembuhan kepala negara.
Para dokter yang memantau perkembangan kondisi Jokowi juga menyarankan agar penanganan alergi dilakukan dengan perawatan medis yang sesuai, guna menghindari kemungkinan infeksi lanjutan atau perburukan gejala. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni