RADARTUBAN – Dunia energi kembali menyorot Asia, khususnya kawasan Timur Tengah, yang terbukti menjadi raksasa cadangan minyak dunia.
Data dari OPEC 2023 mengungkap bahwa dari total 1,5 triliun barel cadangan minyak mentah global, sebanyak 60 persen di antaranya berasal dari 15 negara Asia.
Arab Saudi kokoh di puncak sebagai negara dengan cadangan minyak terbukti terbanyak: 267,2 miliar barel!
Tak hanya Arab Saudi, daftar negara dengan "harta hitam" melimpah ini juga mencakup Iran (208,6 miliar barel), Irak (145 miliar barel), dan Uni Emirat Arab (113 miliar barel).
Negara-negara ini tak hanya strategis secara geopolitik, tapi juga jadi poros penting dalam fluktuasi harga energi global.
Meski belum masuk lima besar, Indonesia masih punya potensi besar. Dengan cadangan minyak terbukti mencapai 2,3 miliar barel, dan estimasi potensi mencapai 4 miliar barel, Indonesia berada di peringkat ke-14 Asia.
Jika dikelola dengan serius, cadangan ini diperkirakan masih bisa bertahan hingga 11 tahun ke depan, tergantung produksi dan eksplorasi lanjutan.
Menurut para pakar energi, Indonesia harus bergerak cepat untuk menggenjot eksplorasi dan investasi di sektor migas.
Sebab, selain untuk memenuhi kebutuhan energi dalam negeri, cadangan ini bisa menjadi bekal penting menuju ketahanan energi nasional.
Terlebih, di tengah transisi energi dunia ke arah energi terbarukan, cadangan migas masih menjadi fondasi ekonomi dan stabilitas energi.
Pengelolaan yang tepat akan menjadikan Indonesia tidak hanya sebagai konsumen, tapi juga pemain penting di pasar energi Asia dan global. (*)
TOP 5 Negara dengan Cadangan Minyak Terbesar di Asia (2023):
1. Arab Saudi – 267,2 miliar barel
2. Iran – 208,6 miliar barel
3. Irak – 145 miliar barel
4. UEA – 113 miliar barel
5. Kuwait – 101,5 miliar barel
Editor : Amin Fauzie