RADARTUBAN - Pemerintah menggiatkan distribusi program Makan Bergizi Gratis (MBG) untuk 82,9 juta penerima.
Menteri Koordinator Pangan Zulkifli Hasan (Zulhas) menyatakan, untuk mencapai target tersebut, anggaran MBG ditambah sekitar Rp 50 triliun.
Dengan demikian, total anggaran MBG tahun ini naik dari Rp 71 triliun menjadi Rp 121 triliun.
"Kita setelah ini, kita gas untuk mencapai 82,9 juta penerima manfaat dengan anggaran sebesar Rp 121 triliun," katanya.
Pemerintah mempercepat penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang saat ini telah menjangkau 5.560.648 penerima melalui 1.861 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), dengan anggaran terserap sebesar Rp 5 triliun hingga Juni 2025.
Selain penambahan anggaran, pemerintah juga sedang menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mempercepat distribusi MBG.
Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto.
Zulhas menargetkan Peraturan Presiden (Perpres) untuk mempercepat penyaluran MBG dapat diselesaikan dalam pekan ini.
"Hari ini kami rapat, Perpres mudah-mudahan minggu ini selesai, setelah itu ada perintah tidak langsung untuk tadi kita gas, kita percepat," terangnya.
Salah satu langkah percepatan yang disiapkan adalah perluasan dapur. Zulhas menyatakan bahwa pengadaan dapur ini dapat memanfaatkan fasilitas dapur yang sudah dimiliki oleh sekolah.
"Jadi kemungkinan kita pergunakan, dapur sekolah kita pakai, pondok bisa kita pakai untuk mempercepat pelaksanaan sehingga 82,9 juta bisa tercapai," pungkasnya. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni