RADARTUBAN – Pasar negara berkembang kembali mencuri perhatian investor global.
Berdasarkan 2025 Kearney FDI Confidence Index dikutip dari metrotvnews.com, sejumlah negara berkembang dinilai menjadi ladang subur investasi langsung asing (FDI). Apa saja faktor pendorongnya?
Negara berkembang menarik investor karena berbagai faktor strategis: pertumbuhan ekonomi yang tinggi, populasi muda yang besar, kelas menengah yang berkembang pesat, serta biaya tenaga kerja yang kompetitif.
Tak heran jika investor global kini melirik kawasan Asia, Timur Tengah, dan Amerika Latin sebagai destinasi utama investasi jangka panjang.
Berikut daftar 12 negara berkembang yang paling dipercaya investor pada tahun 2025 berdasarkan skor indeks kepercayaan FDI:
1. China – Skor: 1,97
2. Uni Emirat Arab (UEA) – Skor: 1,86
3. Arab Saudi – Skor: 1,76
4. Brasil – Skor: 1,59
5. India – Skor: 1,53
6. Meksiko – Skor: 1,51
7. Afrika Selatan – Skor: 1,48
8. Polandia – Skor: 1,46
9. Argentina – Skor: 1,46
10. Thailand – Skor: 1,45
11. Malaysia – Skor: 1,41
12. Indonesia – Skor: 1,35
Apa Arti Skor Ini bagi Investor?
Semakin tinggi skor, semakin besar tingkat kepercayaan investor asing terhadap stabilitas ekonomi, prospek pertumbuhan, dan iklim usaha di negara tersebut.
China memimpin sebagai negara paling dipercaya, sementara Indonesia menempati posisi ke-12, kalah bersaing dengan negara tetangga seperti Malaysia (11) dan Thailand (10).
Namun, posisi Indonesia tetap menjanjikan. Dengan bonus demografi, dorongan hilirisasi industri, dan gencarnya proyek infrastruktur, Indonesia punya peluang besar untuk naik peringkat jika dapat memperbaiki iklim regulasi dan kepastian hukum.
Insight Kunci:
- Negara Timur Tengah seperti UEA dan Arab Saudi naik daun karena diversifikasi ekonomi pasca-minyak dan reformasi investasi.
- Amerika Latin seperti Brasil, Argentina, dan Meksiko tampil solid berkat pertumbuhan konsumsi domestik dan sektor manufaktur.
- Asia Tenggara masih relevan dengan munculnya Thailand, Malaysia, dan Indonesia di jajaran atas.
FDI Confidence Index 2025 menjadi indikator penting bagi pelaku usaha, analis, dan pembuat kebijakan.
Meski persaingan antar-negara berkembang kian ketat, Indonesia tetap masuk radar global investor, yang bisa jadi momentum kebangkitan ekonomi nasional bila dibarengi reformasi struktural yang progresif. (*)
Editor : Amin Fauzie