Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Profil dan Harta Sang Raja Minyak Riza Chalid, Tersangka Korupsi Pertamina yang Baru Ditetapkan Kejagung

M Robit Bilhaq • Sabtu, 12 Juli 2025 | 00:59 WIB
Riza Chalid, pemilik PT Orbit Terminal Merak, jadi tersangka korupsi tata kelola minyak.
Riza Chalid, pemilik PT Orbit Terminal Merak, jadi tersangka korupsi tata kelola minyak.

RADARTUBAN - Nama Riza Chalid kini berada dalam daftar sembilan orang yang ditetapkan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Agung (Kejagung) pada Kamis malam (10/7).

Penetapan ini erat kaitannya dengan dugaan kasus korupsi yang melibatkan pengelolaan minyak mentah dan produk kilang di PT Pertamina Subholding serta Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) dari tahun 2018 sampai 2023.

M. Riza Chalid, yang merupakan seorang pengusaha di bidang minyak dan gas (migas), langsung menarik perhatian publik setelah terlibat dalam kasus korupsi yang menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 285 triliun.

Dengan penetapan Riza Chalid, jumlah tersangka dalam perkara ini kini menjadi 18 orang, yang mencakup beberapa pejabat tinggi dan mantan pegawai Pertamina, serta perwakilan dari perusahaan mitra bisnis.

Meski telah ditetapkan sebagai tersangka, Riza Chalid masih belum ditangkap karena diketahui saat ini dia sedang berada di Singapura.

Kejagung mengungkapkan akan mengambil langkah hukum lebih lanjut untuk memulangkan Riza Chalid agar ia dapat mempertanggungjawabkan tindakannya.

Profil dan Kekayaan Riza Chalid

Berdasarkan berbagai informasi, bisnis Riza Chalid pernah memberikan pendapatan hingga USD 30 miliar atau sekitar Rp 492 triliun per tahun.

Kekayaan totalnya diperkirakan saat itu mencapai USD 415 juta atau sekitar Rp 6,8 triliun.

Meskipun data terbaru mengenai kekayaannya belum tersedia, angka tersebut menunjukkan besarnya skala bisnis yang dikelola Riza.

Muhammad Riza Chalid, lebih akrab disapa Riza Chalid, adalah pemilik manfaat PT Orbit Terminal Merak, sebuah perusahaan yang bergerak dalam sektor penyimpanan dan logistik energi. 

Dia merupakan sosok yang terkenal dalam industri minyak dan gas di Indonesia, bahkan sering dipanggil "raja minyak" karena dugaan dominasi dan pengaruh besar yang dimilikinya dalam pengadaan serta distribusi bahan bakar nasional.

Walaupun memiliki pengaruh yang signifikan, Riza Chalid dikenal sangat berhati-hati dari perhatian publik. Riza jarang muncul di media, lebih memilih untuk merancang strategi di balik layar.

Selain itu Riza Chalid juga pernah terlibat dalam skandal politik "Papa Minta Saham" pada tahun 2015.

Skandal ini muncul dari rekaman pembicaraan antara Ketua DPR saat itu, Setya Novanto, dan Presiden Direktur PT Freeport Indonesia, yang direkam secara diam-diam.

Isi rekaman tersebut, Riza Chalid terlibat dalam pertemuan yang membahas permintaan saham sebagai syarat perpanjangan kontrak tambang Freeport.

Meskipun Riza tidak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus itu, kehadirannya dalam pertemuan tersebut memperkuat kesan bahwa Riza lebih dari sekadar pengusaha biasa.

Melainkan merupakan tokoh utama dalam dinamika kekuasaan dan industri migas di tingkat nasional. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#kekayaan #pertamina #riza chalid #tersangka #kejaksaan agung #Kejagung