Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Ring Road Tuban Makin Rasa Off-Road: Aspal Mengelupas, Lubang di Mana-Mana, Truk Bak Sedang Uji Nyali

M. Afiqul Adib • Sabtu, 19 Juli 2025 | 19:10 WIB
Kondisi Ring Road Tuban Kian Memburuk,
Kondisi Ring Road Tuban Kian Memburuk,

RADARTUBAN- Kalau kamu pernah melintas di Ring Road Tuban belakangan ini, mungkin kamu akan bertanya-tanya. Jalan yang seharusnya jadi solusi kemacetan kota malah berubah jadi tantangan ekstrem. Aspal mengelupas, lubang di mana-mana, dan truk-truk bermuatan berat yang lalu lalang seperti sedang uji nyali.

Ring Road Tuban, atau Jalur Lingkar Selatan (JLS), awalnya dibangun untuk mengalihkan arus kendaraan berat dari pusat kota. Tujuannya mulia: mengurangi kemacetan dan menjaga kenyamanan warga. Tapi kenyataan di lapangan justru bikin geleng-geleng kepala. Jalan yang seharusnya jadi jalur cepat malah jadi jalur pelan-pelan sambil berdoa.

Kontur tanah yang lembek dan kondisi jalan yang menanjak disebut sebagai biang kerok utama. Bahkan, sehari setelah diperbaiki, jalan tersebut kembali rusak. Seolah-olah aspalnya punya dendam pribadi pada kendaraan sumbu tiga.

Setiap hari, sekitar 300–400 kendaraan berat melintas di jalur ini. Truk-truk bermuatan besar yang seharusnya bisa melaju dengan aman, malah harus ekstra hati-hati. Banyak pengendara yang terpaksa mengurangi kecepatan drastis, bahkan ada yang terjerembab di lubang berisi air saat hujan.

Kecelakaan pun jadi hal yang makin sering terdengar. Bukan karena pengemudi ugal-ugalan, tapi karena kondisi jalan yang memang tidak layak. Aspal bergelombang, lubang menganga, dan minimnya rambu peringatan membuat Ring Road Tuban terasa lebih mirip jalur off-road ketimbang jalur transportasi utama.

Pemerintah Kabupaten Tuban sebenarnya sudah turun tangan. Ada rencana perbaikan total di bulan Juni 2025. Tapi warga dan pengendara berharap lebih dari sekadar tambal sulam. Mereka ingin perbaikan yang tahan lama, bukan yang rusak lagi sehari setelah dibuka.

Satlantas Polres Tuban juga sudah berkoordinasi dengan Dinas Lingkungan Hidup dan Perhubungan (DLHP) untuk mengatur durasi lampu lalu lintas agar kemacetan tidak makin parah. Tapi tetap saja, selama jalan belum benar-benar diperbaiki, risiko kecelakaan tetap tinggi.

Ring Road Tuban seharusnya jadi solusi, bukan sumber masalah baru. Jalur lingkar ini punya potensi besar untuk memperlancar arus kendaraan dan mendukung ekonomi lokal. Tapi kalau dibiarkan rusak terus, bukan cuma truk yang terguncang—kepercayaan publik pun ikut goyah.

Jadi, sebelum Ring Road benar-benar berubah jadi arena off-road permanen, mari kita dorong perbaikan yang serius dan berkelanjutan. Karena jalan yang baik bukan cuma soal akses, tapi juga soal keselamatan dan kenyamanan semua pengguna jalan. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#JLS #Jalur Lingkar Selatan Tuban rusak parah #Ring Road Tuban #Aspal mengelupas #jalur lingkar selatan