Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

KMP Gading Samudera Turun Gunung Perkuat Lintasan Gilimanuk–Ketapang, Bantu Kurangi Antrean Truk Logistik

Tulus Widodo • Senin, 28 Juli 2025 | 19:36 WIB

 

Ilustrasi lonjakan arus kendaraan logistik di lintasan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang
Ilustrasi lonjakan arus kendaraan logistik di lintasan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang

RADARTUBAN - Pemerintah bergerak cepat merespons lonjakan arus kendaraan logistik di lintasan penyeberangan Gilimanuk–Ketapang.

Salah satu jurus yang digulirkan: menerjunkan KMP Gading Samudera, kapal raksasa eks lintasan Lembar–Padangbai, mulai Minggu, 27 Juli 2025.

Harapannya, antrean panjang truk-truk tronton dari Jawa ke Bali bisa terurai lebih cepat dan efisien.

Lalu lintas penyeberangan antara Jawa dan Bali kembali jadi sorotan dalam beberapa pekan terakhir, menyusul meningkatnya kepadatan truk logistik di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi.

Untuk menekan kemacetan dan memastikan distribusi barang tetap lancar, operator pelayaran dan otoritas pelabuhan resmi mengalihkan KMP Gading Samudera ke lintasan Gilimanuk–Ketapang per 27 Juli 2025.

Kapal besar yang sebelumnya rutin melayani rute Lembar–Padangbai ini kini diperbantukan di salah satu lintasan tersibuk di Indonesia.

Dengan kapasitas angkut mencapai 30–40 kendaraan campuran atau 30 unit truk tronton, KMP Gading Samudera diharapkan bisa menjadi solusi instan dalam meredam lonjakan kendaraan logistik dari Pulau Jawa menuju Pulau Dewata.

Lintasan Gilimanuk–Ketapang merupakan nadi penting dalam distribusi logistik nasional, menghubungkan pusat industri di Jawa Timur dengan berbagai sektor ekonomi di Bali.

Namun dalam beberapa bulan terakhir, antrean panjang—terutama dari kendaraan truk tronton—semakin mengkhawatirkan, bahkan hingga membuat pengemudi harus menunggu belasan jam sebelum bisa menyeberang.

Kehadiran KMP Gading Samudera menjadi angin segar, terutama karena ukuran dan kapasitas kapal yang memang didesain untuk angkutan berat.

Juru bicara operator pelabuhan menyatakan bahwa pengalihan kapal ini bersifat situasional namun bisa diperpanjang jika terbukti efektif.

"Kami melihat urgensinya cukup tinggi, terutama untuk menjaga kelancaran pasokan logistik. KMP Gading Samudera merupakan armada yang tangguh dan siap mendukung kelancaran arus barang," jelasnya.

Spesifikasi Singkat KMP Gading Samudera:

Kapasitas: 30–40 unit kendaraan campuran atau 30 truk tronton

Rute awal: Lembar – Padangbai

Rute baru: Gilimanuk – Ketapang

Status: Diperbantukan mulai 27 Juli 2025

Fungsi utama: Perkuat kelancaran distribusi logistik Jawa–Bali

KMP Gading Samudera bukan sekadar kapal tambahan. Di tengah lonjakan permintaan dan antrean truk logistik yang makin panjang, kehadiran kapal ini adalah bagian dari respons cepat dan strategis.

Jika efektif, bukan tidak mungkin skema rotasi kapal lintas lintasan seperti ini akan menjadi solusi jangka panjang di jalur-jalur padat penyeberangan Indonesia. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#pelabuhan ketapang #banyuwangi #Gilimanuk - Ketapang #kapal tambahan Pelabuhan Ketapang #KMP Gading Samudra #kapal Lembar Padangbai #bali #truk logistik #solusi kemacetan pelabuhan Ketapang