Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Pencarian Wisatawan Jakarta yang Hilang di Pantai Siung Dihentikan, Keluarga Tulis Surat Haru: Please Find Azka

Cindy Aulia Septiara • Selasa, 29 Juli 2025 | 20:07 WIB
Azka Nurfadhillah sebelum menghilang, foto kiri Pantai Siung Gunung Kidul.
Azka Nurfadhillah sebelum menghilang, foto kiri Pantai Siung Gunung Kidul.

 

RADARTUBAN - Proses pencarian terhadap Azka Faiz Pratama, 18, wisatawan asal Jakarta Timur yang hilang terseret ombak di Pantai Siung, Gunungkidul, resmi dihentikan pada Senin (29/7).

Meski upaya pencarian telah berlangsung selama tujuh hari penuh, tim SAR gabungan belum berhasil menemukan keberadaan korban.

Kepala Kantor Basarnas Yogyakarta, Kamal Riswandi, mengatakan penghentian pencarian dilakukan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP).

Namun, tim akan tetap melakukan pemantauan secara pasif jika sewaktu-waktu ada tanda-tanda kemunculan korban.

"Operasi SAR telah kami tutup pukul 16.00 WIB, setelah tujuh hari pencarian sesuai ketentuan. Namun, pemantauan tetap akan dilakukan di sekitar lokasi kejadian," ujarnya dikutip dari Jawapos.com, Senin (29/7).

Azka diketahui terseret ombak pada Selasa (23/7) lalu saat bermain air bersama dua temannya. Kedua temannya berhasil diselamatkan, sementara Azka hilang digulung ombak dan tak kunjung ditemukan hingga hari ketujuh pencarian.

Tim SAR gabungan telah melakukan pencarian intensif sejak hari pertama, menggunakan berbagai metode seperti penyisiran darat, laut, hingga pemantauan dari udara menggunakan drone thermal.

Namun, kuatnya arus laut dan kondisi cuaca yang kurang bersahabat menyulitkan proses evakuasi.

Di tengah rasa duka dan penantian panjang, pihak keluarga Azka menyampaikan pesan haru dalam bentuk surat terbuka yang dibagikan di media sosial.

Dalam surat itu, keluarga menuliskan harapan dan doa agar Azka segera ditemukan, dalam kondisi apa pun.

“Dear Azka, keluarga tidak akan pernah berhenti mencari. Kami tahu kamu anak yang kuat. Please find Azka. Tolong bantu kami menemukannya,” tulis perwakilan keluarga dalam unggahan tersebut.

Surat tersebut turut menyertakan kolase foto-foto kenangan Azka bersama keluarga, sahabat, dan kegiatan semasa hidup.

Dukungan dan simpati pun mengalir deras dari warganet. Banyak yang turut mendoakan agar keluarga diberi ketabahan, dan Azka bisa segera ditemukan.

Hingga saat ini, suasana haru masih menyelimuti Pantai Siung, tempat di mana Azka terakhir terlihat.

Keputusan penghentian operasi pencarian menjadi momen paling berat bagi keluarga, yang selama tujuh hari penuh berharap ada keajaiban. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#gunung kidul #basarnas #Tim SAR #Pantai Siung #pencarian