Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Bukan Dieng, Inilah Mulia: Kota Terdingin di Indonesia dengan Suhu Bisa Capai Titik Beku

Tulus Widodo • Senin, 4 Agustus 2025 | 19:05 WIB
Pemandangan Gunung Dieng
Pemandangan Gunung Dieng

RADARTUBAN – Ketika banyak orang mengira Dieng di Jawa Tengah sebagai daerah terdingin di Indonesia, fakta mengejutkan datang dari ujung timur Nusantara.

Adalah Mulia, ibu kota Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, yang memegang rekor sebagai kota dengan suhu terdingin di tanah air.

Terletak di ketinggian sekitar 2.400 meter di atas permukaan laut, Mulia menawarkan suasana pegunungan yang menusuk tulang, terutama saat malam hari.

Suhunya bisa turun drastis hingga menyentuh 4°C, dan pada waktu-waktu tertentu bahkan mendekati titik beku.

Fenomena ini menjadikan Mulia sebagai satu-satunya kota di Indonesia yang benar-benar berpotensi mengalami frost (embun beku).

Selama ini, kawasan Wamena atau Dieng kerap jadi perbincangan karena udara sejuknya. Namun, dari sisi ekstremitas suhu, Mulia jauh melampaui keduanya.

Tak heran, kota ini dikelilingi oleh gugusan megah Pegunungan Jayawijaya, yang di puncaknya bahkan terdapat salju abadi, sebuah keunikan yang tak ditemukan di tempat lain di Asia Tenggara.

Cuaca ekstrem tak membuat penduduk Mulia menyerah. Justru, kondisi geografis yang ekstrem dimanfaatkan untuk pertanian sayuran khas dataran tinggi seperti kentang, wortel, kol, dan bawang daun.

Pola tanam di Mulia disebut-sebut mirip dengan sistem pertanian di Dieng, hanya saja dengan adaptasi lebih kuat terhadap suhu dingin.

Kehidupan masyarakat berjalan harmonis dengan alam. Kabut tebal, udara kering, dan embusan angin gunung menjadi pemandangan sehari-hari.

Meski medan geografisnya tergolong sulit dijangkau, Mulia tetap tumbuh menjadi salah satu pusat pemukiman penting di wilayah pegunungan Papua.

Dengan keindahan lanskap alamnya dan udara yang sangat sejuk, tak sedikit pegiat wisata menyebut Mulia sebagai "Swiss-nya Papua".

Hanya saja, terbatasnya akses transportasi dan infrastruktur membuat kota ini belum bisa berkembang menjadi destinasi wisata utama.

Namun demikian, daya tariknya tetap kuat, terutama bagi para peneliti iklim, pecinta alam, hingga penjelajah yang tertarik mengeksplorasi area tertinggi dan terdingin di Indonesia.

Fakta Menarik tentang Mulia:

- Suhu terendah: Bisa mendekati 0°C saat dini hari.

- Vegetasi: Didominasi tumbuhan pegunungan dan ladang sayur.

- Lokasi: Sekitar 96 km sebelah barat laut Wamena.

- Akses: Bisa ditempuh lewat jalur udara, atau darat yang cukup ekstrem.

- Fenomena alam: Kabut tebal hampir sepanjang tahun, dengan pancaran cahaya matahari yang tidak terlalu kuat.

Di tengah iklim tropis Indonesia yang identik dengan panas dan lembap, Mulia muncul sebagai pengecualian yang menakjubkan.

Dingin, berkabut, dan berada di pelukan pegunungan tinggi, kota ini adalah permata tersembunyi yang masih jarang dijamah.

So, jika Anda mencari suasana berbeda, sejuk alami, dan ingin merasakan atmosfer pegunungan sejati—Mulia adalah jawabannya. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#mulia puncak jaya #dieng #mendekati titik beku #suhu terdingin di tanah air #jawa tengah #embun beku #suhu terendah di Indonesia #iklim ekstrem Papua #papua tengah #kota terdingin di indonesia #pegunungan jayawijaya #salju abadi #Kabupaten Puncak Jaya #Mulia