Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Menkomdigi Pastikan Roblox Belum Diblokir di Indonesia, Masih Tunggu Hasil Evaluasi

Ika Nur Jannah • Kamis, 7 Agustus 2025 | 19:05 WIB

 

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemerintah belum akan memblokir Roblox meskipun Mendikdasmen melarang siswa memainkannya.
Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menegaskan pemerintah belum akan memblokir Roblox meskipun Mendikdasmen melarang siswa memainkannya.

RADARTUBAN - Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid menyatakan bahwa pemerintah belum memiliki rencana untuk memblokir gim Roblox.

Pernyataan ini disampaikan Meutya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta pada Rabu, (6/8).

Dia merespons larangan dari Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti yang melarang siswa memainkan Roblox karena dianggap mengandung banyak adegan kekerasan.

Meutya menjelaskan bahwa Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) akan melakukan evaluasi terlebih dahulu terkait gim Roblox.

Saat ini, pihaknya masih menunggu laporan dari Direktorat Jenderal Pengawasan Ruang Digital yang secara rutin memantau gim tersebut.

Sebelumnya, Mendikdasmen Abdul Mu'ti mengingatkan bahaya permainan Roblox bagi siswa saat meninjau pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis di SDN Cideng 2, Jakarta Pusat.

Dia melarang murid memainkan game tersebut karena mengandung adegan kekerasan serta kata-kata yang tidak pantas.

Kemkomdigi sendiri telah aktif dalam memblokir berbagai konten negatif di ruang digital.

Termasuk judi online dan konten berbahaya lainnya, sebagai bagian dari upaya menjaga keamanan dunia digital bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Seperti diketahui, Roblox adalah sebuah platform game online dan sistem pembuatan gim (game creation system) yang memungkinkan penggunanya untuk membuat, memainkan, dan berbagi game yang dibuat oleh pengguna lain.

Dirilis pertama kali pada 2006 oleh perusahaan Roblox Corporation, platform ini sangat populer di kalangan anak-anak dan remaja.

Tidak seperti game tradisional, Roblox bukan satu game tunggal.

Ini adalah ekosistem berisi jutaan game (disebut experiences) yang dibuat oleh para pengguna.

Semua game di Roblox dibuat menggunakan Roblox Studio, sebuah software gratis yang disediakan oleh Roblox.

Pengembang game di Roblox menggunakan bahasa pemrograman Lua untuk menulis skrip dan membangun gameplay.

Meskipun sederhana, Lua cukup kuat untuk membuat berbagai jenis game – mulai dari simulasi, petualangan, hingga FPS dan RPG. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#Menkomdigi #siswa #Meutya Hafid #Roblox #keekrasan anak #mendikdasmen