Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

5 Weton yang Harus Waspada di Agustus 2025 Menurut Primbon Jawa

Cicik Nur Latifah • Sabtu, 9 Agustus 2025 | 05:10 WIB
Ilustrasi kalender penanggalan Jawa.
Ilustrasi kalender penanggalan Jawa.

RADARTUBAN - Menurut Primbon Jawa, bulan Agustus 2025 akan menjadi periode penuh tantangan bagi beberapa weton.

Sifat bawaan yang tidak terkendali bisa memicu konflik, kehilangan peluang, bahkan kerugian tak terduga. Berikut lima weton yang perlu lebih berhati-hati:

1. Weton Pahing: Kekakuan yang Menghambat

Sifat keras kepala weton Pahing bisa menjadi bumerang di Agustus. Peluang emas sering membutuhkan keterbukaan terhadap masukan orang lain.

Jika terlalu kukuh pada pendirian sendiri, Anda berisiko kehilangan kesempatan dan merenggangkan hubungan.

2. Weton Wage: Terlalu Ragu, Minim Aksi

Kecermatan weton Wage bisa berubah jadi penghalang jika tidak diimbangi tindakan nyata. Di tengah dinamika Agustus, sikap ragu-ragu akan membuat Anda ketinggalan momentum.

Ambil langkah kecil sekarang daripada terperangkap dalam rencana sempurna yang tak terlaksana.

3. Weton Pon: Mudah Tergoda Pengaruh Luar

Kepekaan weton Pon rentan dimanfaatkan oleh pihak tak bertanggung jawab. Waspadai godaan atau nasihat menyesatkan.

Utamakan logika dan prinsip jelas agar tidak terjebak keputusan yang disesali.

4. Weton Kliwon: Overconfidence yang Berbahaya

Kepercayaan diri berlebihan bisa membuat weton Kliwon meremehkan risiko.

Agustus 2025 diprediksi membawa kejutan tak terduga. Tetap rendah hati dan terbuka terhadap kritik untuk menghindari kesalahan fatal.

5. Weton dengan Kebiasaan Memendam Emosi

Menyimpan emosi terlalu lama ibarat bom waktu. Konflik kecil bisa meledak jika tidak segera dikomunikasikan.

Agustus adalah momen tepat untuk melatih keterbukaan dan penyelesaian masalah secara dewasa.

Catatan: Ramalan ini bukan untuk ditakuti, melainkan sebagai pengingat agar lebih sadar akan kelemahan diri.

Dengan mengelola sifat negatif, potensi kesialan bisa diubah menjadi peluang tumbuh. (*)

Editor : Yudha Satria Aditama
#pon #pahing #Primbon Jawa #weton #Kliwon #Legi