RADARTUBAN – Lampu disko berkedip liar, musik DJ menghentak keras, dan orang-orang bergerak penuh energi di lantai dansa.
Tapi tunggu dulu, ini bukan pesta mabuk sampai pagi. Tak ada botol minuman keras, tak ada asap rokok mengepul.
Yang ada justru keringat bercucuran, otot meregang, dan napas terengah.
Selamat datang di dunia healthy clubbing, tren baru di Kota Malang yang memadukan sensasi dugem dengan olahraga intensitas tinggi.
Konsep ini digagas oleh Nur Laila Mubarokha, founder Fit and Fun Studio, yang sejak Desember 2024 nekat memutar balik stigma dunia malam.
Bukan party liar, ia menghadirkan sesi workout dengan iringan dentuman musik elektronik layaknya di club.
Hasilnya? Energi tetap membara, tapi tubuh makin bugar.
“Banyak yang kaget. Mereka pikir ini dugem biasa, tapi begitu ikut, ternyata keringatan setengah mati,” ujar Laila sambil tertawa dikutip dari Radar Malang.
Healthy clubbing di Malang berlangsung di ruang dengan pencahayaan khas klub malam—laser, strobo, dan LED berwarna-warni.
DJ di belakang turntable memutar playlist upbeat, sementara di depan peserta mengikuti instruksi gerakan dari pelatih.
Dari zumba hingga high-intensity interval training (HIIT), semua dikemas seperti pesta dansa.
Yang menarik, konsep ini 100 persen bebas alkohol.
“Kita mau menghapus stigma dugem yang identik dengan hal negatif. Di sini, yang bikin fly itu endorfin, bukan minuman keras,” tegas Laila.
Fenomena healthy clubbing ternyata mulai menarik perhatian komunitas olahraga di Malang Raya.
Banyak anak muda yang awalnya anti-dugem justru penasaran mencoba.
Bahkan, beberapa peserta mengaku ini jadi cara ampuh untuk healing setelah penat kerja.
Bukan cuma generasi milenial, ibu-ibu muda hingga pekerja kantoran juga mulai ikut.
“Musiknya bikin semangat, gerakannya bikin sehat. Rasanya mood langsung naik,” kata Aulia, salah satu peserta.
Mengubah Wajah Dunia Malam
Jika biasanya dugem hanya identik dengan hura-hura, konsep healthy clubbing membuka peluang baru: club malam yang juga menjadi pusat gaya hidup sehat.
Beberapa pemilik tempat hiburan di Malang disebut mulai tertarik bekerja sama dengan studio fitness untuk mengadakan sesi serupa.
Menurut Laila, ini baru permulaan. “Ke depan, saya ingin healthy clubbing ini keliling kota di Jawa Timur. Malang jadi pionir, lalu kita bawa ke Surabaya, Batu, dan kota lain,” katanya penuh semangat. (*)
Editor : Amin Fauzie