RADARTUBAN – Momen diplomasi kelas dunia terjadi di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Senin (11/8).
Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden Peru Dina Baluarte bukan hanya bertukar senyum dan jabat tangan, tapi juga tukar penghargaan tertinggi negara masing-masing—sebuah simbol persahabatan yang kian menguat sejak hubungan diplomatik kedua negara terjalin pada 1975.
Prabowo mengenang kembali kenangan manis setahun silam, tepatnya 14 November 2024, ketika dirinya menerima Grand Cross of the Order of the Sun of Peru—tanda kehormatan tertinggi Peru—langsung dari tangan Presiden Dina.
Menurut Prabowo, momen itu bukan hanya kehormatan pribadi, tetapi juga wujud penghargaan untuk seluruh rakyat Indonesia.
“Pada 14 November 2024, Presiden Peru telah menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi yaitu Grand Cross of the Order of the Sun of Peru kepada saya sebagai Presiden Republik Indonesia. Ini sekaligus penghormatan untuk seluruh bangsa Indonesia,” ujar Prabowo di hadapan awak media.
Tak ingin setengah hati, kali ini giliran Indonesia yang membalas budi. Prabowo menyerahkan Bintang Republik Indonesia Adipurna—tanda kehormatan tertinggi Tanah Air—kepada Dina.
Penghargaan ini diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran besar Presiden Peru dalam mempererat persahabatan dan kerja sama strategis kedua negara.
“Hari ini saya menganugerahkan tanda kehormatan tertinggi dari negara kita, yaitu Bintang Republik Indonesia Adipurna. Atas jasa beliau yang signifikan dalam meningkatkan hubungan persahabatan dan kerja sama bilateral, kami berharap kerja sama ini akan terus ditingkatkan di masa depan,” tegas Prabowo.
Pertemuan kedua pemimpin ini juga melahirkan sederet perjanjian strategis lintas sektor.
Mulai dari pemberantasan narkotika dan perdagangan ilegal, kerja sama di bidang pangan, pengembangan sektor pertambangan, transisi energi berkelanjutan, pengelolaan perikanan, dan kerja sama pertahanan.
Dengan langkah konkret ini, Jakarta dan Lima (ibu kota Peru) kian mengukuhkan diri sebagai mitra setara di dua benua berbeda, yang sama-sama memiliki visi kuat di bidang ekonomi, keamanan, dan keberlanjutan lingkungan.
Pertukaran penghargaan tertinggi ini bukan sekadar seremoni diplomasi, tapi juga pesan tegas bahwa Indonesia dan Peru siap melangkah bersama di panggung global. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni