Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Profil Bupati Pati Sudewo: Dari Kursi DPR hingga Bupati, Kini Dituntut Lengser dari Jabatannya

Tulus Widodo • Rabu, 13 Agustus 2025 | 20:09 WIB

 

Bupati  Pati
Bupati Pati

RADARTUBAN – Karier politik Bupati Pati Sudewo tengah berada di persimpangan. Belum genap setahun menjabat, politisi Partai Gerindra itu dihadang badai besar.

Kebijakan menaikkan PBB P2 hingga 250 persen memantik kemarahan publik dan melahirkan demonstrasi terbesar sepanjang sejarah Kabupaten Pati.

Hari ini, Rabu (13/8), puluhan ribu massa dari berbagai penjuru tumpah ruah di sekitar Pendopo Kabupaten Pati. Spanduk bertuliskan “Sudewo Lengser!” membentang di tengah lautan manusia, sementara suara orator memecah udara panas siang hari. Massa menuntut mundurnya Sudewo dari kursi bupati.

Aksi ini tidak hanya berlangsung di depan kantor pemerintahan, tetapi meluas hingga Alun-Alun Pati.

Massa bahkan mengancam akan mendudukinya jika tuntutan tak dipenuhi.

Sudewo bukan figur asing bagi warga Pati. Lahir dan besar di kota ini, ia mengenyam pendidikan di SMA Negeri 1 Pati (1988), lalu melanjutkan studi di Universitas Sebelas Maret hingga meraih gelar sarjana Teknik Sipil pada 1993.

Tak berhenti di situ, Sudewo menempuh pendidikan magister di Universitas Diponegoro.

Dengan latar belakang teknik sipil dan pembangunan, ia mengawali karier di Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Karanganyar.

Jejak profesionalnya berlanjut ke Departemen Pekerjaan Umum Wilayah Jawa Timur, kemudian Bali untuk program peningkatan jembatan dan jalan.

Selepas itu, Sudewo memilih jalur wirausaha sebelum akhirnya terjun ke dunia politik.

Langkah politik Sudewo dimulai pada 2009 lewat Partai Demokrat, yang mengantarkannya menjadi Anggota DPR RI periode 2009–2013.

Pada 2019, ia bergabung dengan Partai Gerindra dan kembali terpilih ke DPR RI untuk periode 2019–2024.

Kariernya menanjak saat memutuskan maju di Pilkada Pati. Kemenangan di kontestasi 2025 mengantarkannya menjadi Bupati Pati periode 2025–2030.

Harapan publik kala itu tinggi, melihat rekam jejaknya yang berpengalaman di bidang infrastruktur dan pemerintahan.

Namun, awal masa kepemimpinannya diwarnai kebijakan yang dinilai terlalu membebani rakyat.

Keputusan menaikkan pajak daerah hingga 250 persen dengan alasan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan pembangunan, justru memicu penolakan keras.

Meski kebijakan itu sudah dibatalkan, namun kemarahan warga sudah terlanjur memuncak. Dan, hari ini, Rabu (13/8), massa dari berbagai penjuru Pati tetap menggelar aksi demo. Tuntutannya, Bupati Sudewo lengser dari jabatannya!

Laporan di lapangan menyebutkan puluhan ribu orang hadir dalam aksi hari ini.

Mereka berasal dari berbagai latar belakang: petani, pedagang pasar, sopir angkot, mahasiswa, hingga aktivis LSM. Situasi ini menandai salah satu momen politik paling panas di Pati dalam dua dekade terakhir. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#sudewo #Kebijakan menaikkan PBB P2 #bupati pati #bupati Pati lengser #pbb p2 #demo pati #Partai Gerindra