Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gempa 4,9 SR Guncang Bekasi dan Sekitarnya, Getaran Terasa Hingga Jakarta dan Bandung

Tulus Widodo • Kamis, 21 Agustus 2025 | 05:35 WIB
Ilustrasi gempa bumi
Ilustrasi gempa bumi

RADARTUBAN – Warga Bekasi dan sekitarnya dibuat panik usai guncangan gempa bumi berkekuatan magnitudo 4,9 mengguncang pada Rabu (20/8) pukul 19.54 WIB.

Data resmi Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat episentrum gempa berada di darat, tepatnya di koordinat 6,48 Lintang Selatan – 107,24 Bujur Timur atau sekitar 14 km Tenggara Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, dengan kedalaman 10 kilometer.

Getaran gempa terasa cukup kuat di sejumlah wilayah. Di Bekasi, guncangan mencapai skala III–IV MMI, yang dirasakan jelas di dalam rumah, membuat perabot bergoyang, bahkan sebagian warga berhamburan keluar rumah.

Tak hanya itu, getaran juga terasa di wilayah Purwakarta, Cikarang, dan Depok dengan skala III MMI.

Sementara di Bandung, Jakarta, Tangerang Selatan, dan Bekasi Timur tercatat II–III MMI, cukup terasa di dalam bangunan.

Adapun di wilayah Tangerang, Pandeglang, Cianjur, Pelabuhanratu, dan Lebak, getaran berada di skala II MMI, yang dirasakan sebagian orang namun tidak menimbulkan kepanikan.

BMKG menegaskan gempa ini tidak berpotensi tsunami karena pusat guncangan berada di daratan. Meski begitu, masyarakat tetap diimbau untuk waspada terhadap potensi gempa susulan.

“Hingga saat ini belum ada laporan kerusakan signifikan maupun korban jiwa. Namun BMKG mengimbau warga tetap waspada dan tidak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan,” tulis BMKG dalam rilis resminya.

Di media sosial, sejumlah warganet mengaku merasakan guncangan cukup kuat di kawasan Bekasi dan Depok. Sebagian bahkan menyebut perabot rumah seperti lampu gantung dan lemari ikut bergoyang.

Sementara itu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jawa Barat dan DKI Jakarta langsung melakukan monitoring di lapangan untuk memastikan ada atau tidaknya kerusakan bangunan.

Perlu diketahui, wilayah Jawa Barat memang termasuk daerah rawan aktivitas gempa darat akibat banyaknya sesar aktif yang membentang.

Meski magnitudo 4,9 tergolong menengah, lokasi episentrum yang dangkal membuat getaran lebih mudah dirasakan masyarakat luas. (*)

Editor : Amin Fauzie
#jawa barat #bekasi #Gempa Bumi #BMKG