RADARTUBAN- YouTuber Jerome Polin memang kerap kali ikut buka suara soal isu politik di Indonesia, baru-baru ini ia kembali buka suara soal rincian tunjangan anggota DPR RI serta kenaikan gaji DPR RI yang ramai jadi perbincangan warga Indonesia.
Jerome kembali memberikan kritikan kepada Wakil Ketua DPR RI Adies Kadir soal tunjangan beras yang dikatakan Adies Kadir hanya sebesar Rp 12 juta per bulan.
Dilansir dari jawapos.com pernyataan Adies Kadir terkesan mengelak Adies Kadir dengan tegas mengklaim bahwa gaji anggota dewan tidak naik.
Namun Adies Kadir tidak memungkiri bahwa ada kenaikan tunjangan termasuk tunjangan beras yang naik hingga Rp 12 juta.
“Gaji tidak ada naik, izin-tunjangan beras kami cuma dapat Rp 12 juta,” kata Adies kepada awak media di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (19/20).
Jerome Polin sebagai lulusan S1 Matematika Terapan dari Waseda University merasa heran dengan cara menghitung tunjangan beras yang disampaikan wakil rakyat di Senayan tersebut.
"Harga beras premium itu kira-kira Rp 15 ribu/kg, medium 12 ribu/kg. Rp 12 juta itu bisa beli berapa? 800 kg beras premium Kalau medium itu Rp 12 juta bisa beli 1000 kg atau 1 ton beras premium," kata Jerome.
Jerome juga bertanya-tanya bahwa setiap orang akan makan nasi satu kali sebanyak 100 gram, sehingga tunjangan beras Rp 12 juta per bulan tersebut bisa untuk makan selama 9 tahun.
“Sekali makan itu pakai nasi 100 gram, berati kalau sehari 3x berati 300 gram, dalam satu bulan 300×30= 9 kg/ bulan. Anggap aja kita beras medium 1000 kg. Dengan 12 juta, satu orang makan beras medium bisa selama 111 bulan atau 9 tahun,” ungkap Jerome.
Jerome merasa heran dengan tunjangan beras yang mencapai nilai Rp 12 juta yang didapat anggota DPR tersebut dianggap kecil, padahal uang dengan jumlah sebanyak itu bisa untuk memberi makan orang satu kampung.
"Sedangkan tunjangan ini Rp 12 juta adalah per bulan. Ini bisa buat makan satu kampung ini," tutup Jerome. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni