Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

4 Profesi yang Lebih Layak Dapat Tunjangan Rp 50 Juta Sebulan, Ketimbang Anggota DPR

M. Afiqul Adib • Sabtu, 23 Agustus 2025 | 15:03 WIB
Guru jadi salah satu profesi yang layak dapat Rp 50 juta sebulan
Guru jadi salah satu profesi yang layak dapat Rp 50 juta sebulan

RADARTUBAN- Beberapa waktu lalu, publik sempat heboh dengan kabar bahwa anggota DPR mendapat tunjangan rumah sebesar Rp 50 juta per bulan.

Belum lagi tunjangan beras yang katanya bisa tembus Rp 12 juta sebulan.

Kalau dihitung-hitung, itu sudah cukup buat beli rumah subsidi dan buka warung sembako kecil-kecilan.

Tapi yang bikin heran bukan cuma angkanya, melainkan pertanyaannya: dengan kinerja seperti itu, apakah benar mereka yang paling layak dapat tunjangan sebesar itu?

Karena kalau kita mau jujur-jujuran, ada beberapa profesi lain yang rasanya jauh lebih pantas menerima tunjangan Rp 50 juta per bulan.

Bukan karena mereka minta, tapi karena kerja mereka memang menyentuh hidup orang banyak—secara langsung dan nyata.

Berikut empat profesi yang menurut logika sehat, lebih layak dapat tunjangan jumbo:

1. Guru

Guru adalah profesi yang membentuk masa depan bangsa. Mereka mengajar, membimbing, dan kadang jadi orang tua kedua bagi murid-muridnya.

Tapi gaji guru, terutama yang honorer, sering kali tidak cukup untuk hidup layak.

Ada yang digaji Rp 300 ribu sebulan, ada yang harus mengajar di tiga sekolah demi bisa makan tiga kali sehari.

Kalau guru diberi tunjangan Rp 50 juta sebulan, itu bukan kemewahan. Itu bentuk penghargaan atas kerja intelektual dan emosional yang mereka lakukan setiap hari.

Karena tanpa guru, kita nggak akan punya dokter, insinyur, atau bahkan anggota DPR.

2. Dosen

Dosen bukan cuma mengajar, tapi juga meneliti, membimbing skripsi, dan kadang jadi tempat curhat mahasiswa yang bingung masa depan.

Mereka membentuk generasi pemikir, pemimpin, dan inovator. Tapi gaji dosen, terutama yang non-PNS, juga jauh dari kata sejahtera.

Tunjangan Rp 50 juta sebulan buat dosen bisa jadi investasi jangka panjang.

Karena mereka bukan cuma mengajar, tapi juga menjaga kualitas pendidikan tinggi.

Dan kalau pendidikan tinggi bobrok, jangan harap kita bisa bersaing di dunia global.

3. Pemadam Kebakaran (Damkar)

Damkar adalah profesi yang literally mempertaruhkan nyawa. Mereka masuk ke gedung yang terbakar, menyelamatkan orang, dan kadang harus bekerja di tengah malam tanpa jaminan keselamatan maksimal.

Tapi gaji mereka? Sering kali tidak sebanding dengan risiko yang dihadapi.

Kalau ada profesi yang layak diberi tunjangan besar, damkar adalah salah satunya. Karena mereka tidak bisa kerja setengah hati.

Dan kalau mereka gagal, nyawa bisa jadi taruhannya.

4. Perawat

Perawat adalah garda depan dunia kesehatan. Mereka merawat pasien, berjaga di malam hari, dan kadang jadi satu-satunya orang yang menemani pasien saat keluarga tidak bisa hadir.

Tapi gaji perawat, terutama di daerah, masih jauh dari kata layak.

Tunjangan Rp 50 juta sebulan buat perawat bisa jadi bentuk penghargaan atas kerja kemanusiaan yang mereka lakukan.

Karena mereka bukan cuma bekerja, tapi juga merawat harapan hidup orang lain.

Pada akhirnya, tunjangan besar bukan masalah, asal diberikan pada mereka yang benar-benar berdampak.

Karena kalau tunjangan Rp50 juta hanya jadi hak mereka yang duduk di kursi empuk, sementara yang kerja di lapangan cuma dapat ucapan terima kasih, maka kita sedang membangun sistem yang tidak adil. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#damkar #4 Profesi yang Lebih Layak Dapat Tunjangan Rp 50 Juta Sebulan #dpr #perawat #profesi #Tunjangan Rp 50 sebulan #guru #dosen