RADARTUBAN- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengungkapkan temuan empat unit telepon seluler saat melakukan penggeledahan di rumah mantan Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer Gerungan, di kawasan Pancoran, Jakarta, Selasa (26/8).
“Penyidik menemukan empat handphone (ponsel) di plafon rumah yang bersangkutan,” kata Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta.
Budi menambahkan, keberadaan ponsel tersebut akan ditelusuri lebih lanjut dalam pemeriksaan terhadap Immanuel.
“Kami akan tanyakan dalam proses pemeriksaan, apakah memang sengaja disembunyikan atau hanya diletakkan di plafon. Hal ini tentu menjadi bagian dari penyidikan,” jelasnya.
Menurut Budi, data dan informasi di dalam empat perangkat tersebut akan dianalisis sebagai bahan pengembangan kasus dugaan pemerasan terkait pengurusan sertifikat keselamatan dan kesehatan kerja (K3) di Kementerian Ketenagakerjaan.
Sebelumnya, pada 22 Agustus 2025, KPK menetapkan Immanuel Ebenezer bersama Irvian Bobby serta sembilan pihak lain sebagai tersangka dalam kasus yang sama. Immanuel diduga menerima uang sebesar Rp3 miliar dan satu unit sepeda motor bermerek Ducati dari Irvian Bobby.
Pada hari penetapan tersangka, Immanuel sempat menyatakan harapan agar mendapat amnesti dari Presiden Prabowo Subianto. Namun, Presiden kemudian mencopotnya dari jabatan Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
Berdasarkan informasi KPK, berikut daftar tersangka dalam kasus dugaan pemerasan tersebut:
1. Irvian Bobby Mahendro (IBM), Koordinator Bidang Kelembagaan dan Personel K3 Kemenaker 2022-2025.
2. Gerry Aditya Herwanto Putra (GAH), Koordinator Bidang Pengujian dan Evaluasi Kompetensi Keselamatan Kerja Kemenaker 2022-sekarang.
3. Subhan (SB), Subkoordinator Keselamatan Kerja Direktorat Bina K3 Kemenaker 2020-2025.
4. Anitasari Kusumawati (AK), Subkoordinator Kemitraan dan Personel Kesehatan Kerja Kemenaker 2020-2025.
5. Fahrurozi (FRZ), Dirjen Pembinaan Pengawasan Ketenagakerjaan (Binwasnaker) dan K3 Kemenaker, Maret-Agustus 2025.
6. Hery Sutanto (HS), Direktur Bina Kelembagaan Kemenaker 2021-Februari 2025.
7. Sekarsari Kartika Putri (SKP), Subkoordinator di Kemenaker.
8. Supriadi (SUP), Koordinator di Kemenaker.
9. Temurila (TEM), pihak PT KEM Indonesia.
10. Miki Mahfud (MM), pihak PT KEM Indonesia.
11. Immanuel Ebenezer Gerungan (IEG), Wakil Menteri Ketenagakerjaan.
KPK menegaskan, seluruh bukti yang diperoleh, termasuk empat ponsel yang ditemukan, akan dikaji untuk memperkuat proses hukum yang tengah berjalan. (*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni