RADARTUBAN- YouTuber Jerome Polin kembali kasih kritikan pedas kepada DPR RI, kali ini dalam kasus tingkah para anggota DPR yang memilih untuk WFH (Work From Home) pada saat aksi demo berlangsung.
Jerome Polin menyoroti tingkah para DPR yang seharusnya menemui dan turun langsung kepada para pendemo untuk mendengarkan yang menjadi keluhan para aksi demo. Namun hal tersebut justru tidak dilakukan oleh para anggota DPR RI.
"Wakil rakyat yang harusnya mendengarkan keluhan rakyat malah WFH di hari demo. Malah ngatain rakyat 'tolol'. Malah semena-mena. Ironis, sedih sekali," kata Jerome Polin.
Hal tersebut membuat Jerome Polin merasa bahwa masyarakat akan selalu sulit dalam menyampaikan aspirasi nya.
Jerome juga menyinggung soal isu driver ojol yang meninggal dunia akibat terlindas mobil Brimob.
"Rakyat ditabrak pakai mobil yang dibelinya pakai uang pajak rakyat. Rakyat yang ingin menuntut hak dan menyampaikan aspirasi ditindas oleh pihak yang gajinya dari uang pajak rakyat," kata Jerome.
"Semua mata melihat. Sudah saatnya kita sadar dan melawan. Stop apatis atau kita akan kehilangan semua hak kita. Rakyat sudah makin susah hidupnya, rakyat berhak menuntut keadilan," paparnya.
Jerome Polin mengajak seluruh masyarakat Indonesia untuk melek soal politik dan berani untuk melawan, hal ini dikarenakan jalur politik adalah satu-satunya kemaslahan bagi banyak orang dapat diperjuangkan dan diwujudkan.
Dilansir dari jawapos.com, Ahmad Sahroni membenarkan bahwa seluruh anggota DPR melakukan WFH tepat pada hari aksi demontrasi.
Yang menjadi kontroversi adalah ucapannya yang menyebut para pendemo adalah orang tolol sedunia.
"Saya tegaskan, bukan berarti saya tidak mau dikritik. Kritikan itu penting sebagai evaluasi. Tapi jika seruannya sudah pembubaran, tanpa ada solusi atau pemahaman yang komprehensif, bagi saya itu tidak masuk akal," kata Ahmad Sahroni.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni