Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

4 Kuliner Bandung yang Wajib Dicoba Thom Haye Biar Cepat Krasan di Persib

M. Afiqul Adib • Minggu, 31 Agustus 2025 | 14:05 WIB
Gelandang timnas Indonesia, Thom Haye
Gelandang timnas Indonesia, Thom Haye

RADARTUBAN - Kabar kepindahan Thom Haye ke Persib Bandung langsung bikin geger jagat bola nasional.

Gelandang elegan timnas Indonesia ini akhirnya resmi berseragam biru, dan tentu saja, harapan bobotoh langsung melambung.

Tapi biar blio cepat krasan, selain latihan dan adaptasi taktik, ada satu hal penting yang harus dicoba: kuliner Bandung.

Karena di Bandung, makanan bukan sekadar pengisi perut. Dia adalah budaya, nostalgia, dan kadang jadi alasan orang nggak pindah-pindah kota.

Maka dari itu, berikut empat kuliner khas Bandung yang wajib dicicipi Thom Haye, biar makin betah dan makin paham kenapa bobotoh itu fanatiknya sampai ke urusan rasa.

1. Sate dan Mamang Cuanki di Daerah Gedung Sate

Kalau Thom Haye lagi jalan-jalan sore di sekitar Gedung Sate, jangan cuma foto-foto bangunan ikoniknya.

Coba tengok mamang-mamang yang jualan cuanki dan sate di pinggir jalan. Cuanki—singkatan dari “cuma jualan jalan kaki”—adalah bakso tahu kuah yang rasanya konsisten enak, siapa pun penjualnya.

Begitu juga sate di daerah ini, entah itu sate ayam atau sate sapi, semuanya punya cita rasa yang ngangenin.

Kawasan ini bisa dibilang pusat kuliner rakyat yang merakyat. Cocok buat pemain bola yang ingin merasakan Bandung dari sisi yang paling otentik.

2. Batagor H. Isan

Batagor alias baso tahu goreng adalah ikon kuliner Bandung. Dan kalau mau yang legendaris, Batagor H. Isan adalah pilihan yang aman sekaligus nikmat.

Cabangnya sudah tersebar di berbagai sudut kota, jadi Thom Haye nggak perlu bingung cari lokasi. Rasanya gurih, teksturnya pas, dan bumbunya bikin lidah bergoyang.

Batagor ini cocok dimakan setelah latihan sore. Ringan tapi mengenyangkan. Dan yang paling penting: bisa jadi bahan obrolan sama pemain lokal.

“Udah coba batagor H. Isan belum?” adalah kalimat pembuka yang dijamin bikin Thom langsung diterima di ruang ganti.

3. Tahu Susu Lembang

Kalau Thom Haye lagi diajak jalan ke utara Bandung, mampir ke Tahu Susu Lembang itu wajib hukumnya.

Tempatnya unik, mirip pom bensin tapi isinya tahu. Rasanya? Jangan dibandingkan dengan tahu-tahu biasa. Ini tahu yang lembut, gurih, dan punya aroma khas yang bikin nagih.

Tahu Susu Lembang juga cocok buat oleh-oleh. Jadi kalau Thom mau kirim sesuatu ke keluarga di Belanda, tahu ini bisa jadi pilihan yang lebih menarik daripada gantungan kunci bertuliskan “Bandung.”

4. Cendol Elizabeth

Minuman manis, segar, dan penuh sejarah. Cendol Elizabeth bukan berasal dari Inggris, dan bukan karena Ratu Elizabeth pernah mampir ke Bandung.

Namanya diambil dari lokasi jualannya dulu di depan toko Elizabeth. Dan rasanya, sensasional.

Cendol ini cocok diminum siang hari, apalagi setelah latihan berat. Manisnya pas, esnya segar, dan harganya ramah dompet.

Cocok buat Thom Haye yang baru pindah dan belum tahu harga-harga lokal. Kapan lagi orang Belanda nyoba cendol, jajanan khas dompet tipis?

Kuliner Bandung bukan cuma soal rasa, tapi soal penerimaan. Kalau Thom Haye sudah cocok sama cuanki dan batagor, maka urusan adaptasi di lapangan tinggal tunggu waktu.

Karena di Bandung, rasa itu penting, baik di mulut maupun di hati bobotoh. Selamat makan, Thom. Selamat datang di Bandung. (*)

Editor : Hardiyati Budi Anggraeni
#cendol elizabeth #kuliner khas bandung #gedung sate #Persib Bandung #cuanki #thom haye #timnas indonesia