RADARTUBAN - Beberapa negara mengeluarkan peringatan kepada warganya yang berada di Indonesia untuk menghindari area demonstrasi yang tengah berlangsung di Indonesia.
Negara-negara yang mengeluarkan peringatan tersebut antara lain Malaysia, Filipina, Singapura, Prancis, Jepang, Amerika Serikat, dan Kanada.
Peringatan itu disampaikan melalui pernyataan resmi dari kedutaan besar tiap negara.
Dalam pernyataan tersebut, mereka meminta warganya untuk meningkatkan kewaspadaan, menjauhi kerumunan massa, dan menghindari area yang berpotensi menjadi lokasi unjuk rasa.
Filipina menjadi salah satu negara pertama yang mengeluarkan peringatan bagi warganya di Indonesia terkait situasi demonstrasi.
Amerika Serikat dan Kanada juga menyampaikan imbauan serupa, meminta warga mereka untuk menjauhi kerumunan serta lokasi yang menjadi titik aksi.
Malaysia melalui kedutaannya yang berada di Jakarta meminta warga yang berada di Indonesia untuk memperhatikan perkembangan situasi sebelum bepergian.
Jika diperlukan, mereka meminta warganya untuk menjauhi area demonstrasi.
"Kedutaan Besar Malaysia menasihatkan agar warga negara Malaysia yang bermastautin di Jakarta dan warga negara Malaysia yang berkunjung untuk urusan pelancongan, perniagaan, dan sebagainya supaya senantiasa memantau perkembangan terkini lokasi aktiviti demonstrasi melalui pengumuman pihak berkuasa dan media tempatan," bunyi pemberitahuan Kedutaan Besar Malaysia di Jakarta pada Jumat (29/8) yang dilansir dari CNN Indonesia Senin (1/9)
Sementara itu, Kedutaan Besar Singapura, Prancis, serta Jepang turut menyampaikan imbauan serupa melalui saluran resmi media sosial mereka.
Kedutaan Besar Singapura melalui unggahan Facebook mengingatkan warganya agar menjauhi titik-titik demonstrasi yang masih berlangsung dan meluas di Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
“Warga Singapura di Indonesia diminta menghindari area unjuk rasa maupun kerumunan besar, tetap waspada, mengikuti perkembangan dari media lokal, serta mematuhi arahan otoritas setempat,” tulis Kedutaan Besar Singapura melalui unggahan Facebook pada Sabtu (30/8).
Selain itu, warga Singapura yang sudah berada di Indonesia maupun yang akan berkunjung didorong untuk melakukan e-Registrasi melalui Kementerian Luar Negeri Singapura.
“Kami juga menyarankan agar Anda terus berkomunikasi dengan keluarga dan kerabat supaya mereka mengetahui kondisi Anda dalam keadaan aman,” lanjut pernyataan tersebut.
Hal sama juga dilakukan oleh Prancis dan Jepang yang turut serta mengeluarkan peringatan kepada warganya seiring meluasnya aksi demonstrasi di berbagai wilayah Indonesia dalam beberapa hari terakhir.
Kedutaan Besar Prancis di Jakarta menyampaikan imbauan tersebut melalui akun Instagram resmi @franceinindonesia pada Sabtu (30/8).
“Pesan untuk warga Prancis di Indonesia. Mengingat demonstrasi yang berlangsung di sejumlah kota, warga Prancis diimbau tetap waspada, berhati-hati saat bepergian, mematuhi arahan otoritas setempat, serta menghindari area yang dianggap berisiko maupun dibatasi,” tulis pernyataan resmi Kedubes Prancis.
Gelombang unjuk rasa sendiri telah berlangsung sejak awal pekan di berbagai daerah.
Aksi tersebut bermula dari penolakan terhadap kenaikan tunjangan anggota DPR dan kebijakan pajak.
Pada 28 hingga 30 Agustus, demonstrasi kembali digelar dengan tuntutan yang sama, ditambah desakan dari kelompok buruh.
Situasi di Jakarta sempat memanas ketika aparat kepolisian membubarkan massa dengan tembakan gas air mata dan semprotan meriam air.(*)
Editor : Hardiyati Budi Anggraeni