Advertorial Boks Daerah Ekonomi Bisnis Entertainment Hukum & Kriminal Internasional Kesehatan Kolom Lifestyle Nasional Nduk Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Teknologi Visual Report Wisata & Kuliner

Gempa 4,4 SR Guncang Selatan Jawa! Pusat di Barat Daya Tasikmalaya, Getaran Terasa hingga Garut

Tulus Widodo • Senin, 1 September 2025 | 20:20 WIB
ilustrasi gempa
ilustrasi gempa

RADARTUBAN – Lindu kembali mengguncang selatan Jawa. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa bumi berkekuatan Magnitudo 4,4 terjadi pada Senin (1/9) pukul 06.04 WIB.

Episentrum gempa berada di koordinat 8,15 Lintang Selatan dan 107,62 Bujur Timur, tepatnya 103 kilometer barat daya Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan kedalaman 28 kilometer.

Kendati relatif kecil, getaran gempa dirasakan cukup jelas oleh warga di beberapa titik pesisir selatan Jabar.

BMKG menyebut lindu ini terdeteksi pada skala II MMI (Modified Mercalli Intensity) di wilayah Pameungpeuk, Garut, dan sebagian Tasikmalaya.

Artinya, getaran dirasakan di dalam rumah, seakan ada truk besar melintas.

BMKG memastikan gempa tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Namun, masyarakat diimbau tetap waspada terhadap kemungkinan gempa susulan.

“Hingga pukul 07.00 WIB belum tercatat adanya aktivitas gempa susulan. Gempa ini merupakan jenis dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah Eurasia,” demikian keterangan resmi BMKG.

Di sejumlah kawasan pesisir selatan Garut dan Tasikmalaya, warga sempat panik lantaran getaran terjadi saat sebagian besar masih beraktivitas pagi.

Beberapa orang terlihat keluar rumah untuk memastikan kondisi sekitar.

Meski demikian, hingga kini tidak ada laporan kerusakan maupun korban jiwa akibat gempa.

“Cuma sebentar, kayak ada yang getar. Saya langsung keluar rumah, tapi aman, tidak ada apa-apa,” ujar Rahmat, salah satu warga Pameungpeuk.

Wilayah selatan Jawa Barat memang dikenal rawan gempa bumi karena posisinya berada di zona tumbukan dua lempeng besar dunia.

Hampir setiap tahun, guncangan terjadi dengan intensitas berbeda-beda.

BMKG menekankan pentingnya kesadaran masyarakat untuk mengenali potensi bencana di wilayah pesisir selatan.

BMKG mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh isu atau informasi yang tidak jelas sumbernya.

“Pastikan hanya mengakses informasi resmi dari BMKG melalui kanal resmi, baik media sosial maupun aplikasi InfoBMKG,” tulis BMKG di akun Instagram resminya. (*)

Editor : Amin Fauzie
#jawa barat #Gempa Bumi #BMKG #tasikmalaya